KAI Siapkan Stasiun Gambir untuk Layanan KRL Commuter Line
PT Kereta Api Indonesia (Persero) sedang menyiapkan rencana pengembangan Stasiun Gambir agar dapat melayani naik dan turun penumpang KRL Commuter Line. Langkah ini diambil untuk memperkuat konektivitas moda transportasi di pusat Jakarta.
Saat ini Stasiun Gambir hanya melayani naik dan turun penumpang KA Jarak Jauh. Berdasarkan laporan yang dikutip dari Detik Finance, stasiun tersebut mencatat 34 perjalanan KA reguler dengan sekitar 78 aktivitas pemberhentian per hari.
Meskipun lintasan layang di kawasan Gambir sudah dilalui Commuter Line rute Jakarta Kota-Bogor dan Jakarta Kota-Nambo, KRL tersebut belum berhenti untuk pelayanan penumpang di Stasiun Gambir.
Proses integrasi KRL di Stasiun Gambir akan dilakukan secara bertahap. Pihak manajemen menegaskan perlunya kesiapan komprehensif dari sisi fasilitas, infrastruktur, kelistrikan, persinyalan, hingga kapasitas lintas.
"Apabila layanan Commuter Line di Gambir dikembangkan, maka berbagai aspek harus dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas pelayanan pelanggan, kesiapan peron, alur perpindahan, kapasitas lintas, kelistrikan, persinyalan, hingga pola operasi. Keselamatan dan keandalan perjalanan tetap menjadi prioritas utama," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).
Langkah penguatan konektivitas ini merespons lonjakan mobilitas masyarakat Jabodetabek yang sangat signifikan. Data KAI menunjukkan volume perjalanan KRL Jabodetabek meningkat 58,11% dari 217.964.892 perjalanan pada 2022 menjadi 344.621.825 perjalanan pada 2025.
Peningkatan tertinggi terjadi pada lintasan Bogor Line yang mencetak 153.538.393 perjalanan pada 2025. Angka tersebut menyumbang sekitar 44,55% dari keseluruhan volume perjalanan KRL Jabodetabek.
"Pertumbuhan perjalanan KRL menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas menuju pusat Jakarta terus meningkat. Karena itu, kesiapan Gambir perlu dilihat sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi yang terintegrasi, termasuk apabila ke depan terdapat pengembangan layanan Commuter Line di stasiun ini," jelas Anne.
Pengembangan Stasiun Gambir dirancang melalui Kajian New Gambir untuk mendukung modernisasi stasiun strategis di Jakarta. Lokasinya yang dekat dengan kawasan Monas, area pemerintahan, dan pusat bisnis menjadikan perannya sangat vital.
Peran penting Stasiun Gambir terlihat dari volume penggunanya yang tinggi. Pada periode Januari hingga Juli 2026, stasiun ini mencatat aktivitas sebanyak 3.871.579 pelanggan, meliputi 1.990.205 penumpang berangkat dan 1.881.374 penumpang tiba.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow