JICT Optimalkan Skema Dual Move Tekan Kepadatan Pelabuhan

Smallest Font
Largest Font

PT Jakarta International Container Terminal mengoptimalkan penerapan skema operasional JICT Dual Move guna efisiensi logistik dan mengurai pemadatan lalu lintas di sekitar kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dilansir dari Investor Daily.

Sistem ini memungkinkan armada armada truk menyelesaikan pengantaran petikemas ekspor sekaligus membawa pulang petikemas impor dalam satu kali kunjungan operasional.

Direktur Operasi dan Teknik JICT Doni Budiono menjelaskan bahwa efisiensi terminal baru berdampak nyata saat mampu mendongkrak produktivitas para pengguna jasa secara langsung.

"Efisiensi terminal akan memberikan nilai lebih besar ketika dapat diterjemahkan menjadi produktivitas bagi pengguna jasa. Melalui Dual Move, kami membuka peluang agar satu kunjungan kendaraan dapat menghasilkan dua pergerakan produktif," ujar Doni Budiono, Direktur Operasi dan Teknik JICT.

Monitoring dan evaluasi akan terus berjalan bersama pihak asosiasi, freight forwarder, serta perusahaan angkutan guna memastikan keandalan proses hingga tingkat adopsi layanan di lapangan.

"Kami ingin manfaat Dual Move dibuktikan dengan data. Karena itu implementasinya akan terus kami monitor dan evaluasi bersama customer, freight forwarder, dan perusahaan trucking," ujar Doni Budiono, Direktur Operasi dan Teknik JICT.

Pihak regulator turut mendorong modernisasi kelola pelabuhan demi memperlancar arus barang nasional.

"Peningkatan kualitas layanan termasuk bagaimana kita terus menyempurnakan proses, koordinasi, dan produktivitas pergerakan barang maupun kendaraan di dalam ekosistem pelabuhan," ujar Capt. Heru Susanto, Kepala KSOP Utama Tanjung Priok.

Keberhasilan skema integrasi tersebut dinilai sangat bergantung pada kedisiplinan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

"Inisiatif Dual Move yang disosialisasikan JICT hari ini menawarkan pendekatan integrasi kegiatan ekspor dan impor dalam satu rangkaian kunjungan kendaraan. Keberhasilan implementasinya tentu sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak," ujar Capt. Heru Susanto, Kepala KSOP Utama Tanjung Priok.

Dukungan juga datang dari pengelola kawasan pelabuhan yang menilai inovasi ini berpotensi menekan kepadatan jalan raya secara berkelanjutan.

"Kalau program ini dapat dioptimalkan dan utilisasinya semakin tinggi, kami melihat dalam jangka panjang berpotensi memberikan kontribusi pengurangan kepadatan lalu lintas, baik di dalam kawasan pelabuhan maupun di sekitar Tanjung Priok," ujar Chandra Irawan, Senior Manager Komersial Regional 2 Tanjung Priok.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed