Jasa Marga Perkuat Layanan Integrasi Jalan Tol untuk Pengalaman Pengguna
PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan jalan tol yakni preservasi, rest area, dan informasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sebagaimana disampaikan oleh Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, pada Sabtu (29/8/2026).
Transformasi ini bertujuan mengembangkan layanan jalan tol yang terintegrasi dan berfokus pada kebutuhan pengguna, sejalan dengan arahan Danantara Indonesia untuk meningkatkan kualitas layanan BUMN dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, ujarnya.
Ketiga pilar layanan tersebut meliputi sistem preservasi yang menjaga kualitas dan keselamatan jalan, rest area sebagai tempat istirahat yang nyaman dan mendukung UMKM, serta layanan informasi yang menyediakan data perjalanan secara real time melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC).
Dalam bidang preservasi, Jasa Marga menggunakan sistem TROOPS dan Hawkeye untuk mendeteksi kondisi jalan lebih awal sehingga pemeliharaan dan perbaikan dapat dilakukan secara responsif dan terstandar. Penanganan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) juga menjadi fokus karena truk menyumbang 13% lalu lintas namun terlibat dalam 70% insiden, kata Rivan.
"Jasa Marga berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri dengan mengintegrasikan sistem BLUe, WIM, dan RFID Reader guna mendukung pengawasan kendaraan angkutan barang dan mendukung target Zero ODOL 2027," tambah Rivan.
Pada pilar rest area, Jasa Marga melakukan pembaruan fasilitas, penguatan UMKM, penambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta pengelolaan sampah dan kawasan hutan kota untuk menciptakan rest area modern dan nyaman yang memberikan nilai sosial ekonomi.
Untuk layanan informasi, JMTC dioptimalkan sebagai pusat data lalu lintas real time yang didukung oleh aplikasi Travoy dan Radio Travoy FM agar pengguna mendapatkan informasi perjalanan secara tepat dan mudah diakses.
Senior Director Transportation Sector PT Danantara Asset Management, Wamildan Tsani Panjaitan, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam transformasi BUMN transportasi demi dampak nyata bagi masyarakat.
"Keberhasilan Jasa Marga tidak hanya diukur dari pertumbuhan traffic atau pendapatan, tetapi juga dari perubahan nyata yang dirasakan pengguna seperti kondisi jalan terjaga, perjalanan lancar, keselamatan terjamin, dan penanganan gangguan cepat," ujar Wamildan.
Wamildan mengapresiasi fitur Travoy dan pengelolaan rest area di KM 88A dan 88B Jalan Tol Cipularang yang sudah menunjukkan standar pelayanan baik, dan berharap praktik tersebut dapat direplikasi di rest area lain dengan standar konsisten.
Indeks Kepuasan Pelanggan Jasa Marga pada 2025 mencapai 5,13 dari skala 6 dengan kategori "Puas" dan meningkat 0,09 dari tahun sebelumnya. Semester I 2026, kepuasan terhadap pelayanan bantuan petugas mencapai 98,85%, kata laporan detik Finance.
Jasa Marga, pengelola jalan tol terbesar di Indonesia dengan 32 ruas sepanjang 1.294 kilometer, terus berupaya menyajikan perjalanan yang lancar, aman, nyaman, dan berkeselamatan sesuai Asta Cita Pemerintah dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan keselamatan konektivitas nasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow