Isuzu Pastikan Kendaraan Niaga Aman Gunakan Bahan Bakar Biodiesel B50
Penggunaan bahan bakar Biodiesel B50 pada jajaran kendaraan niaga Isuzu dipastikan berjalan tanpa hambatan teknis. Ketahanan mesin tetap terjaga selama pemilik kendaraan rutin menjalankan perawatan berkala.
Hasil pengujian internal PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menunjukkan performa mesin tidak mengalami penurunan saat mengonsumsi B50, dilansir dari Detik Oto. Uji jalan sejauh 60 ribu kilometer telah dilakukan pada model Elf, Traga, hingga Giga.
Business Solutions Director PT IAMI, Anjar Rosjadi, menegaskan bahwa sistem bahan bakar armada Isuzu tidak menemukan kendala. Jadwal servis rutin kendaraan juga tidak mengalami perubahan dari panduan resmi.
"Yang kedua, itu secara disiplin itu melakukan perawatan berkala terhadap kendaraan di Isuzu itu sendiri. Artinya termasuk di dalamnya adalah pemeriksaan ataupun penggantian filter. Cukup itu aja sih," kata Anjar Rosjadi.
Jarak pemakaian filter bahan bakar pun tidak menjadi lebih singkat akibat penggunaan B50. Pemeriksaan komponen tetap disesuaikan dengan rekomendasi pada buku panduan tiap model.
"Nggak, saat ini kami melihat dari hasil percobaan yang kami lakukan itu masih normal," kata Anjar Rosjadi.
"Normal itu di produk kita itu antara 10 ribu (km) sama 20 ribu. Jadi tergantung modelnya, ada yang setiap 10 ribu, ada yang setiap 20 ribu. Tergantung modelnya ya, kalau saya nggak salah yang Giga itu 20 ribu, yang Traga sama Elf itu 10 ribu," kata Anjar Rosjadi.
Pemilik armada diingatkan untuk konsisten menjaga jadwal perawatan dan memastikan pasokan BBM berasal dari sumber terpercaya. Langkah ini penting guna mencegah risiko pengendapan di dalam sistem pembakaran.
"Kembali kepada dua poin yang tadi saya sampaikan. Pastikan bahan bakarnya itu sumbernya terpercaya. Kedua, yang namanya maintenance ya itu harus, wajib dilakukan," kata Anjar Rosjadi.
Guna mendukung kelancaran operasional konsumen, Isuzu menyediakan opsi servis yang fleksibel. Tim teknisi dapat mendatangi lokasi kendaraan saat armada sedang berhenti beroperasi.
"Ketika kita ngomong uptime, kita berusaha untuk terutama fleet ya, kita berusaha untuk customizing. Artinya apa? Kita yang samperin. Kita tungguin sampai kapan fleet itu, unitnya atau kendaraannya berhenti," kata Part & Service Business Strategy Division Head PT IAMI Budi Prasetyo.
Penanganan perawatan berkala bahkan siap dilakukan di luar jam kerja biasa, termasuk pada malam hari. Skema ini diterapkan agar waktu operasional bisnis konsumen tidak terganggu.
"Nah ketika berhenti itulah kita lakukan maintenance. Misalkan berhentinya tengah malam, ya tengah malam itu kita lakukan maintenance. Kita dukung operasionalnya customer, makanya kita berusaha untuk menyesuaikan dengan jadwalnya customer," kata Budi Prasetyo.
Dukungan purna jual Isuzu di Indonesia kini disokong oleh 129 outlet 3S, 4 Part Depot di Makassar, Medan, Palembang, dan Pontianak. Selain itu, terdapat 165 Bengkel Isuzu Berjalan, 181 Bengkel Mitra Isuzu, serta 2.167 Part Shop.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow