Investor Nanti Kejelasan Arah Kebijakan The Fed di Jackson Hole

Smallest Font
Largest Font

Investor menanti kejelasan arah kebijakan moneter Federal Reserve dalam simposium Jackson Hole menjelang pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh pada Jumat (28/08/2026), guna merespons lonjakan imbal hasil obligasi AS yang memperketat kondisi keuangan, sebagaimana dilansir dari Investor Daily. Pasar keuangan berharap bank sentral memberikan kepastian strategi penurunan inflasi ke target 2 persen serta kejelasan dampak tingginya imbal hasil US Treasury terhadap penetapan suku bunga acuan mendatang. Warsh sebelumnya menyebutkan peningkatan imbal hasil obligasi pemerintah AS memperketat kondisi moneter secara alami, sehingga berpotensi mengurangi keharusan menaikkan suku bunga meski inflasi masih tinggi.

Kendati demikian, minimnya petunjuk kebijakan dari langkah Warsh membuat para pelaku pasar kesulitan memprediksi arah kebijakan bank sentral AS ke depan.

"Kurangnya arah seperti ini bisa membuat frustrasi," ujar Robert Gill, Manajer Portofolio Fairbank Investment Management di Toronto. Ia juga menegaskan bahwa ketidakpastian langkah bank sentral turut menjadi pemicu utama naiknya imbal hasil surat utang jangka panjang.

"Apakah mereka akan memberinya waktu satu tahun, atau mencoba mengembalikannya ke target dalam enam bulan?" kata Vishal Khanduja, Kepala Broad Markets Fixed Income Morgan Stanley Investment Management. Ketidakpastian kebijakan ini membuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga meningkat menjadi 40 persen menurut CME FedWatch, meskipun pertumbuhan lapangan kerja melambat dan inflasi mulai moderat.

"Pada akhirnya, The Fed harus bertindak atau mengatakan sesuatu," ucap Jeff Klingelhofer, Salah Satu Kepala Investasi Aristotle Capital.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed