Indonesia Manfaatkan Tarif Impor AS untuk Tekstil Tingkatkan Daya Saing
Kebijakan baru Amerika Serikat (AS) mengenakan tarif impor terhadap produk tekstil dari sejumlah negara membuka peluang bagi industri tekstil Indonesia meningkatkan daya saing di pasar AS, mulai berlaku sejak 24 Juli 2026, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
AS menetapkan tarif impor 12,5% untuk produk tekstil Vietnam, sementara Indonesia dikenai tarif 10% dan berpotensi memperoleh tarif 0% untuk produk pakaian jadi dengan skema khusus. Kebijakan ini berlaku setelah masa tarif global berakhir pada 23 Juli 2026 berdasarkan investigasi Section 301 dari Trade Act of 1974.
Indonesia termasuk dalam kelompok 17 negara yang dikenai tarif tambahan 10%, bersama negara lain seperti Argentina, Bangladesh, Kamboja, dan Malaysia. Negara-negara ini wajib mengimpor kapas serta bahan baku tekstil dari AS sesuai kuota yang ditentukan.
Tarif impor yang lebih tinggi diperkirakan akan melemahkan daya saing industri tekstil Vietnam di pasar AS, yang selama ini menjadi eksportir pakaian terbesar dengan basis produksi bagi merek fesyen global seperti Nike dan Ralph Lauren.
"Tarif yang lebih tinggi membuat daya saing industri tekstil Vietnam di pasar AS diperkirakan melemah," ujar Reuters dalam laporan yang dikutip pada 24 Juli 2026.
Vietnam menempati posisi eksportir pakaian terbesar ke AS tahun lalu, melampaui China, sekaligus menjadi salah satu negara dengan surplus perdagangan terbesar terhadap AS. Namun, dengan tarif baru ini, posisi Vietnam diprediksi tertekan.
Indonesia dan negara lain dengan tarif lebih rendah, termasuk Bangladesh dan Kamboja, memiliki peluang meningkatkan pangsa pasar ekspor tekstil ke AS. Namun, persaingan tetap ketat karena beberapa negara juga berpotensi memperoleh fasilitas tarif rendah hingga 0% untuk produk tertentu.
"Indonesia berpeluang memperoleh tarif 0% untuk produk pakaian jadi dengan ketentuan tertentu," menurut kantor Perwakilan Dagang AS (USTR).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow