IHSG Pangkas Koreksi, 5 Saham Cetak Cuan Besar di Sesi I

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan Senin (31/8/2026) berhasil menekan koreksi menjadi hanya 0,01% ke posisi 6.517,23, setelah sempat turun cukup dalam di awal sesi, demikian dilansir dari Investor Daily.

Pergerakan IHSG hari ini bervariasi dalam rentang 6.476 hingga 6.525. Volume perdagangan saham mencapai 26,36 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp 10,32 triliun dan frekuensi 1.393.118 kali transaksi.

Sebanyak 392 saham menguat, 229 melemah, dan 166 stagnan. Kelompok saham blue chip pada indeks LQ45 justru menguat 0,24% pada sesi ini.

Beberapa sektor mengalami pelemahan, dengan sektor kesehatan memimpin turun 1,69%, diikuti sektor barang baku yang turun 1,52%, serta sektor barang konsumsi primer, teknologi, dan properti yang juga melemah tipis.

Di sisi lain, sektor perindustrian naik 1,73%, transportasi naik 1,01%, sektor energi, barang konsumsi non primer, dan infrastruktur juga menunjukkan penguatan masing-masing di atas 0,6%.

Dari sisi pasar saham Asia, sebagian besar indeks utama tercatat mengalami tekanan negatif pada sesi pertama hari ini, dengan Nikkei (Jepang) turun 0,37%, Hang Seng (Hong Kong) turun 0,58%, dan Shanghai (China) melemah 0,14%. Hanya Straits Times (Singapura) yang menguat 0,5%.

Dalam kondisi pasar yang melemah, lima saham justru mencetak kenaikan luar biasa dan menjadi top gainers. Tiga di antaranya mencapai batas auto rejection atas (ARA), yakni PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik 25% menjadi Rp 1.575, PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) naik 24,82% ke Rp 880, dan PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) naik 24,37% ke Rp 296.

Dua saham lainnya yang naik signifikan adalah PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) melonjak 29,73% ke Rp 96, dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) naik 25,47% menjadi Rp 202.

Di sisi lain, tiga saham mengalami penurunan tajam hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB). Saham tersebut adalah PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) turun 14,95% menjadi Rp 165, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) turun 14,81% ke Rp 184, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) turun 14,29% menjadi Rp 252.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed