IHSG Ditutup Menguat Sesi I Jumat 14 Agustus 2026 ke Level 6.337

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan menguat signifikan sebesar 35,42 poin atau 0,56 persen menuju level 6.337,19 pada penutupan perdagangan sesi I Jumat, 14 Agustus 2026. Lonjakan ini terjadi setelah indeks sempat bergerak lesu pada awal pembukaan pasar, dengan rentang pergerakan harian berada di kisaran 6.267 hingga 6.343.

Seiring dengan penguatan indeks, saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 turut mencatatkan kenaikan sebesar 0,75 persen. Seperti dilansir dari Investor Daily, aktivitas perdagangan pada separuh hari ini mencatatkan volume sebanyak 17,9 miliar lembar saham. Total nilai transaksi mencapai Rp 6,48 triliun dari frekuensi sebesar 1.042.100 kali transaksi.

Pergerakan harga saham menunjukkan persaingan yang ketat, di mana sebanyak 292 saham menguat dan 297 saham melemah. Sementara itu, terdapat 196 saham yang posisinya tidak mengalami perubahan atau stagnan.

Hampir seluruh sektor saham mendorong penguatan IHSG hingga akhir sesi I. Sektor barang baku mencatatkan lonjakan tertinggi sebesar 1,54 persen, disusul oleh sektor infrastruktur yang naik 1,5 persen. Selain itu, sektor barang konsumsi non primer meningkat 1,16 persen, barang konsumsi primer naik 0,97 persen, serta sektor energi yang bertumbuh 0,96 persen. Sebaliknya, penurunan hanya menimpa sektor kesehatan sebesar 0,35 persen dan sektor keuangan sebesar 0,03 persen.

Di tingkat regional, pergerakan indeks saham Asia terpantau bervariasi. Indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 0,93 persen dan Shanghai China turun 0,21 persen. Di sisi lain, indeks Nikkei Jepang naik 0,41 persen dan Straits Times Singapura menguat 0,09 persen.

Di tengah pergerakan indeks yang sempat fluktuatif, lima saham mencatatkan lonjakan harga yang cukup tajam dan masuk dalam jajaran top gainers. Bahkan, terdapat dua saham yang langsung menyentuh batas auto rejection atas (ARA) dengan kenaikan berkisar antara 18 persen hingga 25 persen.

PT Yanaprima Hartapersada Tbk (YPAS) berhasil menyentuh ARA setelah melonjak 25 persen ke posisi Rp 1.200 per saham. Kenaikan maksimal juga dicapai PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang meledak 24,9 persen menjadi Rp 1.605 per saham.

Saham lain yang mengisi daftar penguatan tertinggi meliputi PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) yang naik 21,59 persen ke Rp 107, PT Phapros Tbk (PEHA) meningkat 18,94 persen ke Rp 314, serta PT Inter Delta Tbk (INTD) yang bertambah 16,43 persen menjadi Rp 326 per saham.

Berbanding terbalik, tekanan jual melanda saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) dan PT Multitrend Indo Tbk (BABY) hingga membentur batas auto rejection bawah (ARB). Harga saham BAIK ambrol 14,85 persen ke Rp 390, sedangkan BABY anjlok 14,71 persen ke level Rp 232 per saham.

Tercatat pula beberapa saham lain yang menempati deretan top losers, seperti PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) yang merosot 10,44 persen ke Rp 163, PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) yang terkoreksi 9,72 persen ke Rp 195, serta PT Back Multi Global Tbk (BACH) yang terpangkas 8,24 persen menjadi Rp 468 per saham.

Daftar Pergerakan Saham Top Gainers Sesi I 14 Agustus 2026
Kode SahamNama PerusahaanKenaikan (%)Harga Terakhir (Rp)
YPASPT Yanaprima Hartapersada Tbk25,00%1.200
AGARPT Asia Sejahtera Mina Tbk24,90%1.605
SLISPT Gaya Abadi Sempurna Tbk21,59%107
PEHAPT Phapros Tbk18,94%314
INTDPT Inter Delta Tbk16,43%326

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed