IDC Prediksi Penurunan Pasar Smartphone Global 16,7 Persen Tahun 2026
Firma riset IDC memprediksi pasar smartphone global akan mengalami penurunan pengiriman hingga 16,7% pada tahun 2026, lebih buruk dari proyeksi sebelumnya sebesar 13,9%, dilansir dari Detik iNET. Penurunan ini disebabkan oleh krisis pasokan komponen memori seperti NAND dan RAM yang harga komponen tersebut meningkat lebih dari 300% dibanding tahun sebelumnya karena kapasitas produksi dialihkan untuk pusat data AI. Kenaikan biaya produksi membuat harga jual rata-rata ponsel melonjak 27,61% menjadi USD 581 dan diperkirakan akan terus naik hingga 2027.
Francisco Jeronimo, Vice President Worldwide Client Devices IDC, mengatakan, "Tsunami memori yang telah kami peringatkan kini menghantam pasar sepenuhnya, dan konsumen mulai membayar tagihan AI."
Ia menambahkan, "Era smartphone murah telah berakhir. Mulai sekarang, pemenangnya adalah vendor dengan skala dan posisi tawar untuk mempertahankan permintaan pada harga yang belum pernah harus dibayar oleh konsumen sebelumnya." Vendor ponsel Android mengalami dampak paling berat dengan penurunan pengapalan hingga 24,3%, terutama di segmen entry-level di mana pengapalan ponsel di bawah USD 100 turun hampir 60% pada kuartal kedua 2026.
IDC mencatat, "Vendor ponsel Android yang fokus pada perangkat low-end, yang sudah beroperasi dengan margin keuntungan yang sangat tipis, memangkas model low-end dan mendorong campuran produk high-end." Masalah pasokan juga mengubah kebiasaan konsumen, di mana harga ponsel segmen menengah melonjak, sehingga ponsel flagship mulai dianggap sebagai alternatif lebih baik.
Menariknya, hampir semua segmen smartphone diperkirakan menurun kecuali segmen ponsel layar lipat yang diprediksi tumbuh 12,6% berkat penjualan Galaxy Z Fold 8 dan potensi hadirnya iPhone layar lipat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow