IBM Indonesia Dorong Penguatan Ekosistem AI Melalui Komunitas Developer TI

Smallest Font
Largest Font

IBM Indonesia menekankan peran krusial komunitas pengembang teknologi informasi dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi digital nasional pada acara IBM Indonesia Builders Day 2026, Minggu (30/8/2026), dilansir dari Investor Daily.

Sektor ekonomi digital Indonesia berpotensi mencapai nilai mendekati US$ 130 miliar dan diproyeksikan membutuhkan setidaknya 9 juta talenta digital pada 2030. Developer TI berperan memodernisasi operasional bisnis dan mempercepat adopsi kecerdasan artifisial.

Pemerintah menilai penguatan ekosistem digital secara kolaboratif menjadi landasan utama untuk mewujudkan ambisi digital Indonesia secara inklusif.

"Kolaborasi menjadi kunci untuk mengubah ambisi menjadi dampak nyata. Kolaborasi dengan IBM bukan hanya tentang memajukan teknologi, tetapi juga tentang mengembangkan talenta, memperkuat kapabilitas, dan memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Dengan mempertemukan pemerintah, industri, dan komunitas, kita dapat membangun masa depan digital di mana inovasi menciptakan peluang dan ketahanan, serta memastikan tidak ada yang tertinggal," ujar Dr. Said Mirza Pahlevi, Direktur Ekosistem Kecerdasan Artifisial dan Teknologi Emerging Komdigi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, IBM memperkenalkan platform pengembangan berbasis agentic AI bernama IBM Bob. Teknologi ini diklaim mampu memangkas waktu migrasi perangkat lunak dari hitungan bulan menjadi hitungan hari serta meningkatkan produktivitas hingga 45 persen.

"Seiring percepatan adopsi AI oleh banyak organisasi, developer TI berada di garis depan dalam mengubah inovasi menjadi produktivitas, nilai bisnis, dan pertumbuhan ekonomi. Dengan agentic AI, mereka dapat bergerak lebih cepat, menyelesaikan tantangan yang lebih kompleks, dan membangun solusi transformatif dalam skala besar," ujar Dr. Said Mirza Pahlevi.

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut menegaskan komitmennya dalam memfasilitasi para developer lokal melalui penyediaan akses teknologi AI serta ruang pembelajaran yang intensif.

"IBM Bob dirancang untuk mendukung perjalanan ini dengan memberikan developer akses terhadap teknologi AI, pembelajaran practical, dan ekosistem kolaboratif yang mendorong mereka untuk berinovasi dengan percaya diri. Bersama pemerintah dan mitra industri, IBM berkomitmen untuk membantu developer TI Indonesia memimpin babak baru ekonomi AI," kata Juvanus Tjandra, Managing Director IBM Indonesia.

Selain IBM Bob, perusahaan turut menghadirkan Bob 2.0 (Bob Anywhere) dengan arsitektur multi-agen dan Agentic Software Development Lifecycle (SDLC) guna mengotomatiskan seluruh siklus pengembangan perangkat lunak dalam lingkungan TI hybrid.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed