Hujan Deras Picu Banjir Bandang dan Longsor di Wilayah Utara dan Tengah Vietnam

Smallest Font
Largest Font

Hujan deras dan badai petir melanda wilayah Utara dan Tengah Vietnam sejak 18 Agustus 2026, menyebabkan risiko tinggi banjir bandang dan tanah longsor di sembilan provinsi, kata Pusat Prakiraan Meteorologi dan Hidrologi Nasional pada 19 Agustus. Curah hujan selama periode 18-19 Agustus tercatat melebihi 60 mm di banyak daerah, dengan beberapa lokasi seperti Hoang Mai (Nghe An) mencapai 217,4 mm dan Xuan Binh (Thanh Hoa) 89 mm. Wilayah yang terdampak meliputi Delta Utara, bagian selatan Phu Tho, serta provinsi dari Thanh Hoa hingga utara Quang Tri. Pusat Prakiraan Hidro-Meteorologi Nasional memperingatkan curah hujan di sejumlah daerah bisa mencapai lebih dari 200 mm, meningkatkan potensi banjir perkotaan, longsor, dan banjir bandang yang mengancam keselamatan penduduk dan infrastruktur.

Ketua Komite Rakyat Kota Hai Phong mengimbau agar semua lembaga dan pemerintah daerah tidak lengah dalam menghadapi bencana ini.

"Semua departemen dan Komite Rakyat di tingkat kecamatan dan distrik harus proaktif mengawasi cuaca dan melaksanakan langkah pencegahan serta mitigasi bencana secara tepat waktu," ujar Ketua Komite Rakyat Kota Hai Phong. Ia menegaskan perlunya evakuasi warga dari daerah berisiko, terutama lansia, anak-anak, dan kelompok rentan yang tinggal di zona rawan longsor dan banjir bandang.

"Masyarakat juga harus dibimbing untuk membatasi perjalanan saat hujan lebat dan banjir, sementara pemerintah harus mengatur lalu lintas di area rawan dan membersihkan saluran air," tambahnya. Selain itu, Pusat Prakiraan Meteorologi dan Hidrologi melaporkan potensi badai petir dengan tornado dan angin kencang di beberapa wilayah Hanoi serta daerah lain di Vietnam Utara.

Berdasarkan data, curah hujan kumulatif di provinsi seperti Ha Tinh dan Thanh Hoa mencapai 20-40 mm dalam 6 jam terakhir dengan beberapa lokasi melebihi 80 mm. Provinsi lain seperti Nghe An dan Quang Ngai juga mengalami curah hujan signifikan yang meningkatkan risiko bencana alam. Model kelembaban tanah menunjukkan beberapa wilayah telah mendekati atau mencapai kejenuhan, memperbesar potensi longsor dan banjir bandang. Pusat Prakiraan juga memperkirakan hujan lebat di Delta Utara dan Dataran Tengah akan berangsur berkurang mulai 21 Agustus, setelah periode cuaca buruk melanda sejak 18 Agustus.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed