Harga Minyak Dunia Turun Lebih 2 Persen akibat Kenaikan Stok AS

Smallest Font
Largest Font

Harga minyak mentah dunia merosot lebih dari 2 persen pada penutupan perdagangan Kamis (13/8/2026) akibat proyeksi penurunan permintaan global dan lonjakan persediaan minyak AS, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Minyak mentah acuan Brent ditutup melemah US$ 1,91 atau 2,15 persen ke level US$ 87,07 per barel. Pada saat yang sama, West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi US$ 2,02 atau 2,4 persen menjadi US$ 81,25 per barel.

Pelemahan ini memangkas penurunan yang sempat menyentuh angka 3,5 persen di awal sesi akibat kabar serangan drone Houthi terhadap kilang Saudi Aramco di Jazan. Selain itu, pergerakan harga minyak turut dipengaruhi oleh rilis data cadangan dan estimasi konsumsi mendatang.

Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat adanya lonjakan cadangan minyak komersial secara mingguan dalam jumlah terbesar sejak awal tahun 2023 akibat penurunan volume ekspor.

"Persediaan minyak mentah naik sebesar 17,4 juta barel menjadi 424,4 juta barel pada pekan yang berakhir 7 Agustus, tertinggi sejak 5 Juni," kata EIA.

Proyeksi suram juga datang dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang memangkas estimasi pertumbuhan permintaan global 2026 menjadi 580.000 barel per hari. Di saat bersamaan, Badan Energi Internasional menaikkan perkiraan penurunan konsumsi menjadi 1,6 juta barel per hari akibat tingginya harga serta krisis pasokan dampaknya konflik AS-Israel dengan Iran.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed