Harga Emas Melonjak Tajam, Investor Diminta Waspadai Koreksi

Smallest Font
Largest Font

Harga emas kembali melonjak tajam dan ditutup di level US$ 4.604,09 per ons troi pada Jumat (24/8/2026), memicu sinyal overbought yang berpotensi menyebabkan koreksi jangka pendek, dilansir dari Investor Daily.

Reli ini dipicu oleh aksi fear of missing out (FOMO) investor, yang membuat harga emas menguat cepat. Namun, analis mengingatkan agar investor berhati-hati dalam mengejar kenaikan harga.

Senior Strategist Forex.com James Stanley menyatakan, "Dengan kondisi yang sudah overbought, masuk akal untuk mempertimbangkan skenario koreksi yang lebih dalam." Ia menambahkan area US$ 4.500 - 4.524 dan US$ 4.435 - 4.450 per ons troi sebagai zona penting untuk mengamati tekanan beli dan kekuatan pembeli.

Stanley menjelaskan bahwa kebijakan fiskal Amerika Serikat yang agresif, termasuk rencana pembelian kembali obligasi (Treasury buyback), menjadi faktor pendorong reli emas dalam dua setengah tahun terakhir.

"Jika harga mampu bertahan di area tersebut, struktur bullish masih memiliki peluang untuk berlanjut," ujar Stanley.

Harga emas sempat tertekan setelah keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) pada Juni 2026 yang hawkish terhadap inflasi, menyebabkan penguatan dolar AS dan ekspektasi kenaikan suku bunga. Meskipun demikian, harga emas tetap bertahan di atas level psikologis US$ 4.000 selama enam pekan berturut-turut.

Stanley menambahkan, "Namun, tekanan jual gagal mengubah tren. Selama enam pekan berturut-turut, harga emas memang berulang kali mendekati US$ 4.000 per ons troi, tetapi tidak sekalipun mencatat penutupan mingguan di bawah level tersebut."

Setelah pertemuan The Fed pada akhir Juli, harga emas mengalami breakout besar dengan pembentukan level terendah yang semakin tinggi, menunjukkan kepercayaan pembeli meningkat.

Stanley mengingatkan, "Jika harga emas gagal bertahan di atas level tersebut ketika terjadi koreksi, reli berpotensi kehilangan momentum dan struktur bullish yang terbentuk dalam beberapa pekan terakhir mulai dipertanyakan."

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed