Harga Bitcoin Bertahan di Level US$ 64.609 Per 10 Agustus 2026
Arus masuk dana pada exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot berhasil menopang pergerakan aset kripto tersebut hingga bertahan di kisaran US$ 64.609 pada Senin (10/8/2026). Performa ini terjadi menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan pada pertengahan pekan, sebagaimana dilansir dari Investor Daily. Permintaan institusional kini menjadi pendorong utama pasar digital ini.
Berdasarkan data beincrypto, dominasi Bitcoin di pasar kripto telah melampaui angka 57 persen, sehingga aliran dana pada ETF spot menjadi penentu utama arah pergerakan harga. Produk ETF Bitcoin spot mencatatkan performa positif sepanjang Agustus 2026 tanpa adanya hari dengan arus keluar dana (outflow). Kondisi ini berbalik signifikan dibandingkan penurunan yang terjadi pada 31 Juli sebelumnya.
Dalam kurun waktu sepekan hingga 7 Agustus 2026, akumulasi arus masuk dana ke ETF Bitcoin telah mencapai sekitar US$ 853 juta. Masuknya modal tersebut menjaga pembeli tetap memegang kendali atas pergerakan harga Bitcoin di pasar saat ini.
Ujian bagi tren positif ETF ini akan bergantung pada rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) periode Juli. Rilis data ekonomi tersebut bakal menentukan keberlanjutan daya tahan batas kapitalisasi pasar di level US$ 2,2 triliun. Konsensus pasar saat ini memperkirakan angka inflasi headline berada di kisaran 3,4 persen dan inflasi inti sebesar 0,2 persen. Apabila data inflasi inti mencatatkan kenaikan lebih tinggi dari perkiraan, spekulasi mengenai kenaikan suku bunga acuan The Fed berpotensi kembali mengemuka menjelang September 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow