Harga BBM Naik Mulai 18 Agustus di Tengah Ketidakpastian Pasar Global
Mulai Selasa, 18 Agustus 2026, harga bahan bakar minyak di Filipina mengalami kenaikan setelah sempat turun pada pekan sebelumnya, menurut pengumuman resmi dari Kementerian Energi Filipina. Kenaikan harga ini berlaku untuk bensin naik sebesar P2,49 per liter, diesel naik P3,84 per liter, dan minyak tanah naik P5,01 per liter untuk periode 18-24 Agustus 2026. Kenaikan tersebut menghapus sebagian dari penurunan harga yang terjadi pada pekan sebelumnya, saat harga bensin turun P4,70 per liter, diesel turun P4,30 per liter, dan minyak tanah turun P4,88 per liter.
Perubahan harga ini dipengaruhi oleh volatilitas pasar minyak global, risiko geopolitik, dan status Filipina sebagai negara pengimpor bersih produk minyak bumi, yang membuat harga domestik rentan terhadap fluktuasi harga minyak dunia serta kondisi pasar regional.
Sekretaris Energi Sharon Garin mengatakan, "Harga bahan bakar di pasar domestik sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar minyak global, pergerakan nilai tukar, dan risiko geopolitik yang terus berubah," dalam konferensi pers pada 17 Agustus 2026. Menurut data Kementerian Energi, harga minyak mentah Dubai turun sekitar $1,10 per barel selama periode perdagangan 3-7 Agustus, sementara harga bensin, minyak tanah, dan diesel juga turun sekitar $10 per barel. Namun, ketegangan di kawasan Selat Hormuz dan serangan terhadap kapal tanker masih menjadi ancaman keamanan maritim yang berpotensi menekan pasokan minyak.
Wakil Sekretaris Energi Alessandro Sales menambahkan bahwa persediaan minyak di dalam negeri cukup, dengan rata-rata stok bahan bakar untuk 58 hari, termasuk 57 hari untuk diesel dan 55 hari untuk bensin. "Tidak ada kebutuhan untuk menambah persediaan melalui PNOC karena stok saat ini masih memadai meskipun harga minyak dunia cenderung tinggi," ujar Alessandro Sales.
Garin juga menyatakan keyakinannya terhadap pembangunan tangki cadangan minyak pertama di Filipina yang ditargetkan selesai pada akhir 2027 dengan kapasitas awal 1 juta barel, meskipun jumlah ini hanya cukup untuk pasokan bahan bakar selama satu minggu. Selain itu, pemerintah meningkatkan subsidi bahan bakar untuk kendaraan umum seperti jeepney dan UV Express dari P10 menjadi P12 per liter mulai akhir pekan lalu dengan batas maksimal 150 liter per minggu per pengemudi. Subsidi ini diperkirakan bisa membantu pengemudi menghemat hingga P1.800 per minggu. Situasi ini terjadi di tengah hujan lebat yang menyebabkan banjir di Metro Manila, yang memicu kemacetan parah dan berpotensi meningkatkan konsumsi bahan bakar akibat kemacetan kendaraan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow