Hansi Flick Turunkan Starting XI Termuda Barcelona di Camp Nou

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Barcelona Hansi Flick mencatatkan rekor baru klub dengan menurunkan susunan pemain inti termuda sepanjang sejarah untuk partai kandang saat berlaga di Spotify Camp Nou pada laga perdana Liga Spanyol 2026-2027.

Berdasarkan laporan jurnalis Oriol Jove via Mundo Deportivo dan Oriol Domenech, starting XI Barcelona pada pertandingan tersebut mencatatkan rata-rata usia yang sangat belia, yakni 23,18 tahun. Keputusan taktis Flick ini menegaskan peran besar akademi La Masia dalam membentuk kerangka utama tim musim ini.

Dominasi jebolan akademi dibuktikan dengan masuknya tujuh pemain binaan La Masia ke dalam daftar susunan starter. Sektor pemain lokal diperkuat oleh Pedri dan Joan Garcia, sementara Raphinha bersama Anthony Gordon tampil mengisi slot pemain asing.

Flick bahkan mengambil keputusan berani dengan mengandalkan empat pemain kelahiran 2007 sekaligus sejak menit pertama. Keempat pilar muda tersebut adalah Pau Cubarsi, Marc Bernal, Xavi Espart, dan Lamine Yamal.

Dari seluruh starter, Raphinha yang lahir pada 1996 menjadi satu-satunya pemain kelahiran abad ke-20. Sementara Joan Garcia, Eric Garcia, dan Anthony Gordon lahir pada 2001, Gerard Martin dan Pedri pada 2002, serta Fermin Lopez pada 2003.

Capaian ini resmi mematahkan rekor starting XI kandang termuda Barcelona yang sebelumnya bertahan selama 14 tahun milik era Pep Guardiola. Pada Desember 2011, skuad Guardiola mencatatkan rata-rata usia 23,26 tahun saat menang 4-0 atas BATE Borisov di Liga Champions dengan menurunkan pemain cadangan seperti Marc Bartra, Rafinha, Isaac Cuenca, Martin Montoya, dan Sergi Roberto.

Secara keseluruhan, proyek peremajaan yang disusun oleh Deco menempatkan Barcelona sebagai pemilik rata-rata usia skuad terendah di Liga Spanyol di angka 24,2 tahun, setara dengan Levante. Di lima liga top Eropa, hanya Auxerre (23,6), Parma (23,4), Toulouse (22,5), dan Strasbourg (22) yang memiliki skuad lebih muda.

Barcelona kini diperkuat 11 pemain yang usianya belum menginjak 20 tahun. Pilar utama seperti Lamine Yamal, Pau Cubarsi, dan Marc Bernal sudah memiliki jam terbang tinggi di level teratas kendati belum genap berusia 19 tahun.

Sebaliknya, klub Katalunya ini hanya memiliki lima pemain di atas 30 tahun, yaitu Wojciech Szczesny (36), Joao Cancelo (32), Dominik Livakovic (31), serta Andreas Christensen (30) dan Rodri (30). Sementara Anthony Gordon (25) dan Karim Adeyemi (24) mengisi kelompok usia menengah tim.

Perubahan struktur juga terjadi di jajaran kepemimpinan tim setelah Marc-Andre ter Stegen dan Ronald Araujo dipinjamkan ke Ajax dan Liverpool, serta Robert Lewandowski pindah ke MLS. Flick menunjuk Raphinha sebagai kapten utama sementara dalam laga pramusim terakhir melawan FC Basel.

Flick memberikan penjelasan resmi mengenai keputusannya menunjuk penyerang asal Brasil tersebut dalam wawancara dengan media sosial klub.

"Ya, Rafa akan melakukannya. Biasanya Frenkie adalah kapten ketiga karena Marc (Ter Stegen) dan Ronald (Araujo) tidak ada. Namun, Frenkie saat ini tidak tersedia dan saya memutuskan susunan kapten hingga kami melakukan pemungutan suara," ujar Flick.

Juru taktik asal Jerman itu menambahkan bahwa komposisi tim masih dapat berubah karena aktivitas di bursa transfer musim panas belum sepenuhnya selesai.

"Karena skuad kami belum selesai, mungkin masih ada beberapa pemain yang datang atau pergi. Setelah semuanya selesai, kami akan melakukan pemungutan suara. Sampai saat itu, Rafa adalah kapten, dengan Eric (Garcia) dan Pedri," kata Flick.

Penunjukan ini membuat Raphinha mengungguli Eric Garcia dan Pedri yang memiliki ikatan lebih lama dengan klub. Sepanjang musim 2025/2026, Raphinha dan Pedri sama-sama tercatat sembilan kali mengenakan ban kapten, sedangkan Eric Garcia pertama kali memimpin tim pada Maret 2026 saat menang 1-0 atas Athletic Bilbao.

Mengenai absennya Frenkie de Jong dari struktur kapten, Flick mengonfirmasi hal tersebut murni disebabkan cedera ligamen kolateral medial lutut kanan yang dialami sang gelandang setelah Piala Dunia 2026.

"Frenkie cedera, jadi saya memutuskan seperti itu. Hubungan saya dengan Frenkie sangat baik. Frenkie sudah matang dan dia juga pemain yang sangat profesional. Hubungan kami sangat baik," tutur Flick.

Flick menegaskan bahwa gelandang asal Belanda tersebut tetap menjadi pilar vital dalam rencananya musim ini.

"Saya selalu berbicara dengannya mengenai berbagai hal yang terjadi di sekitar tim, juga tentang pertandingan berikutnya. Kami banyak berbicara. Bagi saya, dia pemain penting karena dia memiliki kualitas besar yang bisa diberikannya kepada kami," lanjut Flick.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed