Hamza Abdelkarim Ukir Sejarah Saat Barcelona Cukur Rayo Vallecano 5-2

Smallest Font
Largest Font

Penyerang muda asal Mesir, Hamza Abdelkarim, mengukir sejarah sebagai pemain Mesir pertama yang membela tim utama FC Barcelona dalam laga resmi saat mengalahkan Rayo Vallecano 5-2 di Spotify Camp Nou pada Senin malam.

Pelatih Hansi Flick memasukkan pemain berusia 18 tahun tersebut pada menit ke-85 untuk menggantikan Raphinha dalam laga pekan ketiga Liga Spanyol tersebut. Kemenangan ini sekaligus menjaga rekor sempurna El Barca di awal musim.

Sebelumnya, Abdelkarim diboyong dari Al Ahly dan berhasil menjadi pencetak gol terbanyak Barcelona selama tur pramusim dengan mengemas empat gol. Catatan itu membuatnya dipromosikan ke skuad utama meski sempat duduk di bangku cadangan pada dua laga awal melawan Elche dan Athletic Bilbao.

Manajemen Barcelona kini berencana memperbarui kontrak Abdelkarim untuk menaikkan klausul pelepasan yang saat ini bernilai 15 juta euro. Langkah ini diambil setelah negosiasi transfer Julian Alvarez dari Atletico Madrid menemui jalan buntu.

Sebelum pertandingan berlangsung, Flick sempat membeberkan alasannya belum memberikan kesempatan bermain bagi sang penyerang muda di awal musim.

"Apakah Raphinha saat ini merupakan pemain terbaik untuk mengisi posisi penyerang tengah? Sebagai penyerang, dia harus mengawali tekanan, dan dia melakukannya dengan sangat baik. Semua orang tahu dia adalah seorang pemimpin dan dia menyadarinya.

Selain itu, dia juga efektif di depan gawang. Dan ada pemain lain, seperti Fermin, yang juga bisa melakukan hal tersebut," kata Hansi Flick, Pelatih FC Barcelona.

Flick menegaskan bahwa pihak staf kepelatihan terus memantau perkembangan Abdelkarim dalam sesi latihan harian tim.

"Ini tidak mudah. Kami selalu berpikir untuk memberikan kesempatan kepada mereka yang layak mendapatkannya, dan dia layak mendapatkannya berkat latihan yang sangat baik, belum lagi dia memiliki sikap mental yang tepat," ujar Flick.

Pelatih asal Jerman tersebut memastikan akan memberi ruang bagi penyerang mudanya untuk membuktikan kualitas di kompetisi resmi.

"Hamza layak bermain dan dia memang akan bermain. Kami akan memberinya menit bermain agar dia bisa menunjukkan kemampuannya dalam pertandingan liga. Situasinya mirip dengan Bryan Farinas, yang sangat mengejutkan saya dan memiliki talenta besar serta profil seratus persen, namun membutuhkan menit bermain," kata Flick.

Satu pekan sebelum laga tersebut, Flick juga sempat melontarkan pujian atas penampilan impresif sang pemain selama masa pramusim.

"Dia menjalani pramusim yang sangat bagus. Dia adalah seorang pemain nomor 9, pemain muda dengan banyak potensi, dan dia mencetak gol. Dia telah melakukan pekerjaan yang fantastis," tutur Flick.

Sementara itu, Abdelkarim menyampaikan kesannya usai mencetak dua gol pada laga uji coba pramusim awal Agustus lalu.

"Pemain favorit saya? Seluruh tim," kata Hamza Abdelkarim, Penyerang FC Barcelona.

Pemain asal Mesir itu menilai dukungan terhadap pemain muda menjadi kunci perkembangan kariernya di Katalunya.

"Beraada di klub yang percaya pada pemain muda memberi kami kepercayaan diri yang besar untuk berkembang di sini," ujar Abdelkarim.

Ia juga menceritakan proses adaptasi bahasa yang tengah dijalaninya bersama rekan setim di ruang ganti.

"Saya berbicara dengan Adeyemi menggunakan bahasa Inggris, karena kami masih mempelajari bahasa Spanyol," tutur Abdelkarim.

Dalam laga kontra Rayo Vallecano, Barcelona sempat tertinggal oleh gol Sergio Camello sebelum membalikkan kedudukan melalui Raphinha, Lamine Yamal, gol bunuh diri Florian Lejeune, serta gol penutup Yamal di akhir laga.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed