3 Gua Bawah Air yang Dahulu Pernah Menjadi Daratan

Smallest Font
Largest Font

Berbagai gua bawah air saat ini rupanya pernah kering di mana manusia dan hewan purba pernah melintasinya untuk tinggal maupun mencari air tawar. Berdasarkan temuan peneliti, berikut adalah 3 gua bawah air di dunia yang dulunya merupakan daratan:

  • Gua Cosquer, Prancis — Tenggelam sekitar 10.000 tahun lalu saat permukaan laut lebih rendah 120 meter, gua ini menyimpan sekitar 500 lukisan dan ukiran purba karya manusia Paleolitikum Zaman Es dari 27.000 dan 19.000 tahun lalu. Gambar yang ditemukan meliputi berbagai jenis hewan seperti bison dan anjing laut, desain geometris, serta stensil tangan purba yang mayoritas diperkirakan milik perempuan.
  • Song Toyapakeh, Indonesia — Terletak di Desa Toyapakeh, Nusa Penida, Bali, situs gua bawah air ini dulunya berada di atas permukaan laut dan menyimpan fosil hewan bertulang belakang seperti Proboscidae, kura-kura, Cervidae, serta artefak tajaman berupa mata panah. Area ini diperkirakan menjadi rute penyeberangan penting kepulauan Wallacea yang menghubungkan Bali dan Lombok untuk persebaran manusia prasejarah.
  • Sistem Gua Semenanjung Yucatan, Meksiko — Lorong-lorong gua ini dulunya diakses manusia dan hewan prasejarah sekitar 13.000 tahun lalu untuk mencari air tawar hingga sebagian jatuh ke lubang Hoyo Negro. Di dalamnya ditemukan sisa kerangka utuh manusia prasejarah bernama Naia serta kerangka hewan purba yang telah punah maupun yang masih ada seperti gomphotheres, kucing bertaring pedang, slot tanah raksasa, dan tapir.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed