Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Halmahera Barat Tanpa Potensi Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah barat laut Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Rabu dini hari, 5 Agustus 2026 pukul 03.16 WIB, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Pusat gempa berada di laut dengan koordinat 1,66 derajat Lintang Utara dan 126,61 derajat Bujur Timur pada kedalaman sekitar 15 sampai 25 kilometer dan berjarak sekitar 114 kilometer dari barat laut Halmahera Barat.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, menjelaskan gempa ini merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault).
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Tony.
Getaran gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di Manado, Minahasa Utara, dan Bitung, serta skala III MMI di Kota Ternate.
Hingga pukul 04.35 Wita, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan (aftershock), namun pemantauan aktivitas seismik terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan lebih lanjut.
Tony mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow