Gempa M 6,7 Guncang Peru dan Muhammadiyah Galang Infak di Flores

Smallest Font
Largest Font

Rangkaian bencana gempa bumi melanda sejumlah wilayah global dan nasional, mulai dari guncangan magnitudo 6,7 di Peru hingga aksi kemanusiaan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menggalang infak Salat Jumat untuk korban gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan laporan United States Geological Survey (USGS), gempa di Peru terjadi pada Kamis waktu setempat dengan kedalaman sekitar 99 kilometer di bawah permukaan tanah. Episentrum pusat gempa tersebut berada di 31 kilometer barat laut Aniso, kawasan pegunungan Andes.

Institut Geofisika Peru (IGP) menyampaikan bahwa kedalaman gempa menjadi faktor utama yang mencegah timbulnya kerusakan besar. IGP sebelumnya sempat memperkirakan kekuatan guncangan mencapai magnitudo 7,2. Meski guncangan terasa cukup kuat, tidak ada laporan awal mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur.

Peru berada di jalur Cincin Api Pasifik yang mencakup 85 persen aktivitas seismik dunia. Sebagai produsen tembaga terbesar kedua di dunia, peristiwa gempa di kawasan pegunungan Andes ini mendapat perhatian luas karena berdampak pada sektor pertambangan strategis negara tersebut.

Peristiwa ini menambah rentetan aktivitas seismik besar di Amerika Selatan sepanjang 2026. Sebelumnya, Kolombia diguncang gempa magnitudo 7,4 pada 10 Agustus yang menewaskan ratusan jiwa dengan kerugian ekonomi mencapai US$9,6 miliar atau sekitar Rp170 triliun. Sementara itu, Venezuela diguncang dua gempa magnitudo 7,2 dan 7,4 pada Juni yang menewaskan lebih dari 6.000 orang menurut laporan Reuters.

Di dalam negeri, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerbitkan instruksi resmi untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur. Instruksi ini ditujukan kepada seluruh jajaran pimpinan Muhammadiyah, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah, serta takmir masjid di bawah Persyarikatan Muhammadiyah.

Melalui imbauan tersebut, seluruh elemen organisasi diminta melaksanakan penggalangan dan penyaluran dana infak Salat Jumat pada 21 Agustus 2026. Seluruh proses penghimpunan dana akan dikoordinasikan secara terpadu melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIS) serta Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) sesuai prinsip One Muhammadiyah One Response (OMOR).

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed