Film The Odyssey Raup Pendapatan Global 264 Juta Dolar

Smallest Font
Largest Font

Studio Universal Pictures melaporkan film epik The Odyssey karya sutradara Christopher Nolan meraup pendapatan sebesar 264,1 juta dolar AS secara global pada akhir pekan pembukaannya, Jumat hingga Minggu. Pencapaian film bertabur bintang seperti Matt Damon, Tom Holland, Anne Hathaway, dan Zendaya ini menandai debut global terbesar dalam karier Nolan, melampaui pembukaan film Oppenheimer pada 2023. Di pasar domestik Kolombia dan Amerika Utara, adaptasi puisi Yunani kuno berusia 2.700 tahun karya Homer tersebut mencatatkan penjualan tiket sebesar 124,5 juta dolar AS dari lebih dari 12.800 lokasi penayangan.

Perolehan tersebut menempatkan The Odyssey di posisi ketiga pembukaan terbesar tahun ini di Amerika Utara, di bawah Toy Story 5 dan The Super Mario Galaxy Movie, meskipun berpredikat rating dewasa (R).

Format layar lebar premium seperti IMAX menyumbangkan peran besar terhadap lonjakan penjualan tiket, di mana format IMAX sendiri menyumbang sekitar 30 juta dolar AS atau 24 persen dari total pendapatan domestik. Direktur Analisis Fandango Shawn Robbins memberikan pandangannya mengenai kesuksesan sang sutradara dalam mengolah karya klasik tersebut.

"Death, taxes, and Christopher Nolan," kata Shawn Robbins, direktur analisis di Fandango dan pendiri Box Office Theory. Ia melanjutkan penilaiannya terhadap rekam jejak Nolan di industri perfilman.

"He's reinvented the superhero genre, captured the zeitgeist with multiple thought-provoking originals, and turned a three-hour biopic into a global blockbuster. He's done it again with the retelling of a 2,700-year-old poem that serves as the foundation of what we recognize as modern storytelling," ujar Shawn Robbins, direktur analisis di Fandango dan pendiri Box Office Theory. Robbins juga menyoroti daya tarik film ini terhadap penonton dari generasi muda. "Premium screen showtimes, especially IMAX, sell out weeks in advance for Nolan's releases, guaranteeing a long box office runway for 'The Odyssey' as positive word of mouth sets in," kata Shawn Robbins, direktur analisis di Fandango dan pendiri Box Office Theory.

Ia menepis anggapan bahwa pasar bioskop Nolan hanya didominasi oleh penonton lama.

"Fans drive hours in many cases just to find auditoriums presenting the film as close as possible to what Nolan intended," ujar Shawn Robbins, direktur analisis di Fandango dan pendiri Box Office Theory. Robbins menyoroti komposisi usia penonton yang didominasi demografi muda. "It's not just the old guard of moviegoers showing up for films like 'The Odyssey' and 'Oppenheimer,'" kata Shawn Robbins, direktur analisis di Fandango dan pendiri Box Office Theory.

Ia menambahkan mengenai pentingnya kelompok penonton tersebut bagi industri bioskop.

"Nolan has a rare drawing power among young millennials and Gen Z crowds that are critically important to the continued evolution of the theatrical business," ujar Shawn Robbins, direktur analisis di Fandango dan pendiri Box Office Theory. Chief Executive Officer IMAX Rich Gelfond mengutarakan peran teknologi IMAX dalam mengubah antusiasme penonton menjadi fenomena global.

"This was always going to be a great movie," kata Rich Gelfond, CEO IMAX. Ia menambahkan faktor penentu yang membuat penayangan film ini menjadi sangat berkesan.

"It had a great cast, great director and locations it was shot at. But I think what IMAX did was help turn it from a great movie into a massive cultural event on a worldwide basis," ujar Rich Gelfond, CEO IMAX. Di samping itu, pihak penilai tren industri juga memberikan pengakuan atas reputasi Nolan di dunia sinema. "Christopher Nolan is one of a handful of movie directors whose name on the marquee is a guarantee for box office success," kata Paul Dergarabedian, kepala tren pasar di Rentrak.

Ia menegaskan posisi unik Nolan di antara para pembuat film global.

"[His] body of work has endeared him to movie fans and film aficionados around the world. He's truly in a class of his own," ujar Paul Dergarabedian, kepala tren pasar di Rentrak. Nolan sendiri sempat mengutarakan intensitas proses produksi film yang berbiaya 250 juta dolar AS tersebut saat diwawancarai media. "I’m so desperate to have a period I have nothing to do," kata Christopher Nolan, Sutradara Film.

Ia membeberkan dinamika kepribadiannya saat sedang tidak disibukkan oleh pekerjaan.

"It feels so long since I had a time like that. It’s true – I get bored very quickly and that’s one of the reasons I like to go back to work. I get restless.

At the moment, all I can see is just trying to get through this, put the film out and then take a little break," ujar Christopher Nolan, Sutradara Film. Inggris dan Irlandia menjadi pasar internasional terbesar dengan menyumbang 12,9 juta poundsterling (17,4 juta dolar AS), di mana tiket pertunjukan bioskop IMAX BFI London terjual habis hingga jadwal dini hari.

Film ini dijadwalkan melanjutkan penayangannya di jaringan IMAX selama lima minggu dan belum dibuka di pasar Asia seperti Tiongkok, Jepang, serta Korea Selatan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed