EuroLeague Selidiki Sengketa Kontrak Walkup dan Olympiacos
Departemen Hukum EuroLeague resmi menggelar penyelidikan atas perselisihan kontrak antara pengatur serangan Thomas Walkup dan klub Olympiacos Piraeus setelah pemain berusia 33 tahun itu memutuskan kontraknya secara sepihak untuk pindah ke Dubai Basketball.
Krisis internal ini dipicu oleh ketidakhadiran Walkup pada sesi tes medis terjadwal 20 Agustus 2026. Meski terikat kontrak sampai Juni 2027, pemain tersebut menuntut pelepasan segera, yang direspon Olympiacos dengan ancaman jalur hukum.
Manajemen klub asal Yunani itu menegaskan posisi hukum mereka atas pemain yang telah membela tim selama lima musim terakhir tersebut.
"Kami menunggu Walkup pada 20 Agustus untuk pemeriksaan medisnya. Jika tidak, klub berhak mengambil langkah hukum untuk membela hak-haknya," kata manajemen Olympiacos.
Dubai Basketball membantah tuduhan negosiasi ilegal. Klub Uni Emirat Arab yang siap mengontrak Walkup senilai 6 juta Dolar AS selama dua musim itu mengklaim baru bergerak setelah sang pemain memutuskan pergi dari Yunani.
Isu ini memicu tanggapan dari pemilik Panathinaikos, Dimitris Giannakopoulos, yang mengunggah kembali pernyataan lama Walkup mengenai keharmonisan di Olympiacos.
"Kita semua adalah satu keluarga, semua orang berada di sisiku," kata Walkup.
Giannakopoulos menambahkan komentar bernada sindiran untuk merespons retaknya hubungan internal klub rivalnya.
"Kamu mengucapkan kata yang terlarang," kata Giannakopoulos.
Di sisi lain, cabang sepak bola Olympiacos FC resmi merampungkan perekrutan penyerang Armando 'La Hormiga' González dari Club Deportivo Guadalajara senilai 13 juta Dolar AS termasuk bonus pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Pemain berusia 23 tahun yang mengemas total 24 gol di Apertura 2025 dan Clausura 2026 itu menyambut positif kepindahannya ke Eropa.
"Sangat bahagia, sangat senang berada di sini. Sangat berterima kasih kepada presiden atas kesempatan bermain untuk klub yang sangat penting ini, dan sangat berterima kasih atas semua yang dilakukannya untuk membawa saya ke sini," kata González.
González mengungkapkan bahwa meninggalkan Chivas, klub yang dibelanya sejak berumur 15 tahun, merupakan langkah yang cukup berat.
"Ya, itu bukan keputusan yang mudah, karena itu adalah rumah saya selama lebih dari delapan tahun. Saya tumbuh di sana; saya tiba di usia 15 tahun, dan itu adalah keputusan yang sulit, tetapi saya tahu saya harus mengambil kesempatan ini. Saya berterima kasih kepada Amaury (Vergara), presiden, yang memberi saya kesempatan untuk datang ke sini, dan saya berterima kasih kepada Chivas atas semua yang mereka lakukan untuk saya dan memberi saya kesempatan untuk datang ke sini untuk memenuhi salah satu impian saya," kata González.
Mantan pemain akademi Chivas tersebut menekankan tekadnya untuk memprioritaskan pencapaian karier sepak bola dibanding faktor finansial.
"Sangat gembira. Saya sangat senang klub sebesar ini memperhatikan saya, dan saya berkata: Saya harus mengambil kesempatan ini karena ini adalah sesuatu yang unik, dan saya harus memanfaatkannya. Saya pikir ini adalah klub yang sangat penting di Eropa, dan sangat jarang Anda memiliki kesempatan untuk bermain untuk tim sepenting ini di negara yang juga penting. Jadi saya tahu saya harus memanfaatkan kesempatan ini, dan saya tidak berpikir dua kali," kata González.
Terkait fokusnya bersama Olympiacos di Liga Yunani, penyerang muda ini menargetkan kontribusi trofi secara maksimal.
"Ya, saya selalu memprioritaskan sisi olahraga sebelum hal lainnya, sebelum uang, sebelum semua itu. Yang penting bagi saya adalah berkembang sebagai pemain dan memberikan versi terbaik saya sebagai pesepakbola. Saya berharap ini menjadi cerita yang sangat indah yang bisa saya isi dengan banyak gelar dan banyak gol," kata González.
González juga memuji rekor sejarah Olympiacos yang memegang 48 gelar liga dan satu-satunya tim Yunani dengan trofi Eropa.
"Jelas ini adalah klub yang sangat besar. Klub ini memiliki 48 gelar liga, dan bahkan jika semua tim digabungkan tidak dapat mencapai jumlah itu. Ini adalah satu-satunya tim Yunani dengan gelar Eropa, dan apa lagi?
Semua sejarahnya, saya pelajari sedikit demi sedikit. Saya tahu bagaimana para pendukungnya, dan itu adalah sesuatu yang membuat saya bersemangat, dan saya ingin melihatnya secara langsung," kata González.
Ia turut menyampaikan janji komitmen kerjanya kepada seluruh pendukung klub barunya.
"Terima kasih banyak telah menyambut saya di rumah Anda. Tidak akan ada satu hari pun di mana saya tidak mati untuk jersey ini, dan saya akan memberikan versi terbaik saya, serta setiap hari saya akan mencoba untuk berkembang sebagai pemain," kata González.
Sebagai penutup, González mendeskripsikan karakter permainannya yang selalu berfokus memanfaatkan setiap peluang gol di area penalti.
"Saya selalu berusaha memberikan versi terbaik saya, dan saya pikir itu mengarahkan saya untuk mencetak gol, dan itulah alasan saya hidup: untuk bermain sepak bola dan mencetak gol. Saya pikir saya adalah penyerang yang sangat gigih. Saya mengejar setiap bola hingga akhir; saya membuat pergerakan yang bagus, dan saya pikir saya selalu berada di momen yang tepat hanya untuk menyelesaikannya. Saya pikir pergerakan tanpa bola adalah apa yang menjadi ciri khas saya," kata González.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow