Dusan Vlahovic Sampaikan Salam Perpisahan Usai Tinggalkan Juventus ke Besiktas
Penyerang asal Serbia, Dusan Vlahovic, resmi mengakhiri perjalanannya bersama Juventus dan melanjutkan karier ke klub Turki, Besiktas. Kepindahan penyerang berusia 26 tahun tersebut terjadi dengan status bebas transfer setelah kontraknya habis, seperti dilansir dari Detik Sport.
Melalui akun Instagram pribadinya, Vlahovic mengunggah pesan perpisahan emosional kepada seluruh elemen klub dan para pendukung Si Nyonya Tua.
"Ada saat-saat ketika menemukan kata-kata yang tepat itu sulit. Dan ini adalah salah satunya," bunyi pernyataan Vlahovic yang dituangkan di akun Instagram pribadinya.
Pemain depan itu pertama kali mendarat di Turin pada Januari 2022 saat direkrut dari Fiorentina. Nilai kepindahannya kala itu mencapai 70 juta Euro plus potensi bonus sebesar 10 juta Euro.
"Ketika saya tiba di Turin, saya memiliki mimpi besar, keinginan kuat untuk membuktikan siapa saya, dan kebanggaan mengenakan jersey yang membawa sejarah luar biasa."
Selama membela raksasa Serie A tersebut, Vlahovic tercatat tampil sebanyak 168 kali di berbagai kompetisi. Dari seluruh laga itu, sang striker menyumbangkan total 68 gol.
"Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik, setiap kali saya melangkah ke lapangan. Mengenakan jersey ini berarti memikul sejarah sepakbola Italia di shoulder saya, dan untuk itu saya akan selalu bersyukur."
Dalam pesan panjangnya, Vlahovic turut memberikan ucapan terima kasih mendalam kepada jajaran pimpinan klub, jajaran pelatih, hingga seluruh rekannya di tim.
"Saya ingin berterima kasih kepada Juventus, Andrea Angelli, John Elkann, dan seluruh keluarga, semua orang yang bekerja di balik layar setiap hari, para pelatih saya, dan terutama rekan-rekan setim saya. Kita telah berbagi lebih dari sembilan puluh menit di lapangan sepakbola. Beberapa momen akan tetap bersama saya seumur hidup."
Kota Turin dan para suporter setia Si Nyonya Tua juga mendapatkan tempat khusus dalam kenangan sang bomber selama berkaos hitam-putih.
"Terima kasih kepada Turin, kota yang menyambut saya dan menjadi rumah saya. Saya tumbuh besar di sini, bukan hanya sebagai pemain sepakbola, tetapi terutama sebagai seorang pria."
"Dan kemudian, terima kasih, para penggemar Juventus. Setiap nyanyian, setiap anak yang mengenakan jersey saya, setiap selebrasi di bawah Curva, setiap pelukan setelah gol: ini adalah kenangan yang akan saya bawa ke mana pun pergi."
Meskipun pihak Juventus tidak mengantongi dana transfer dari kepindahannya ke Besiktas, sang pemain menegaskan ikatan batinnya dengan klub tidak akan pernah terputus.
"Dalam sepakbola, jalan berubah, tetapi apa yang telah kita alami tidak akan pernah pudar. Saya meninggalkan Turin dengan begitu banyak kenangan, dengan rasa syukur, dan dengan kesadaran bahwa saya telah meninggalkan sebagian jiwa di sini."
"Saya datang dengan keinginan untuk menjadi bagian dari sejarah Juventus. Saya pergi dengan keyakinan bahwa Juventus akan selamanya menjadi bagian dari hidup saya sampai akhir hayat."
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow