Deteksi Dini Nodul Paru Jadi Kunci Penanganan Kasus Cancer

Smallest Font
Largest Font

Kematian legenda sepak bola Franco Baresi akibat nodul paru-paru pada Jumat (31/7/2026) kembali soroti pentingnya prosedur deteksi dini serta kemajuan terapi medis modern dalam menangani kanker paru-paru secara efektif.

Penyakit kanker paru-paru menjadi penyebab kematian tertinggi di Italia dengan mencatatkan sekitar 45.000 kasus diagnosis baru setiap tahunnya. Penyakit ini kerap tidak menunjukkan gejala awal yang jelas sehingga memicu keterlambatan penanganan medis.

Lebih dari 70 persen pasien baru menyadari kondisi tersebut saat kanker sudah memasuki stadium lanjut atau metastatik. Akibat fase awal yang tidak bergejala, hanya sekitar 30 persen penderita yang kondisinya masih dapat dioperasi saat pertama kali terdiagnosa.

Gejala awal penyakit ini amat samar dan kerap dianggap sebagai gangguan pernapasan biasa, seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, suara serak, hingga infeksi saluran pernapasan berulang. Meskipun 85 persen kasus dialami perokok, satu dari lima penderita merupakan non-perokok.

Penggunaan metode pemindaian TAC spirale dosis rendah kini menjadi sarana utama untuk mendeteksi keberadaan karsinoma pada stadium sangat awal. Prosedur penapisan tahunan ini diprioritaskan bagi kelompok berisiko tinggi guna meningkatkan peluang kesembuhan dan menekan biaya perawatan kesehatan.

Inovasi pengobatan melalui imunoterapi dan terapi target molekuler terbukti memperpanjang masa hidup serta menjaga kualitas hidup pasien secara personal sesuai subtipe kanker. Terapi modern tersebut memperpanjang harapan hidup penderita hingga beberapa tahun dibandingkan metode lama.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed