China Tunda Peluncuran Misi Chang'e 7 ke Bulan hingga 2027
China menunda peluncuran misi antariksa Chang'e 7 ke Bulan yang awalnya dijadwalkan paling cepat pada 22 Agustus 2026 dari Wenchang Space Launch Site. Penundaan ini kemungkinan berlangsung hingga tahun 2027, menurut laporan dari Detik iNET.
Misi Chang'e 7 terdiri dari pengorbit, pendarat, robot penjelajah, dan hopper yang ditujukan untuk mendarat di kutub selatan Bulan, tepatnya di Kawah Shackleton yang diyakini menyimpan es. Misi ini direncanakan menggunakan roket Long March 5.
China Manned Space Agency (CMSA) menyatakan bahwa setelah evaluasi menyeluruh, misi Chang'e 7 tidak memenuhi syarat untuk diluncurkan pada jendela peluncuran tahun ini.
"Sesuai dengan prinsip untuk bertindak secara berhati-hati dan memastikan keberhasilan mutlak, setelah penilaian komprehensif telah ditentukan bahwa misi Chang'e 7 tidak memenuhi syarat untuk diluncurkan dan oleh karena itu tidak dapat diluncurkan selama jendela peluncuran yang direncanakan tahun ini," ujar CMSA, dikutip dari ArsTechnica.
Penundaan ini diduga terkait dengan Topan Narra yang melintasi jalur sekitar Pulau Hainan, lokasi peluncuran, dengan kecepatan angin mencapai 72,4 km/jam. Meski CMSA belum memberikan alasan resmi, diskusi di media sosial memperkirakan peluncuran dapat dijadwalkan ulang pada Februari atau Maret 2027.
Faktor lain yang memengaruhi penundaan adalah kondisi sinar matahari di zona pendaratan serta rencana pengamatan selama 90 hari sebelum pendaratan dilakukan. Selain itu, kemungkinan ada masalah teknis pada muatan atau roket Long March 5, yang menggunakan mesin serupa dengan roket Long March 7A yang gagal saat peluncuran dua minggu lalu.
Kawah Shackleton di kutub selatan Bulan dipilih karena tepian kawah yang tinggi menciptakan wilayah yang selalu dalam bayangan, diduga menyimpan es yang terakumulasi miliaran tahun. Hingga kini, belum ada negara yang berhasil mendaratkan wahana di wilayah ini karena akses yang lebih sulit dibandingkan wilayah khatulistiwa Bulan.
Penundaan ini memberi peluang kepada NASA untuk meluncurkan wahana Blue Moon Mark 1 ke kutub selatan Bulan terlebih dahulu, menandai babak baru dalam eksplorasi antariksa di daerah tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow