BTN Perkuat Infrastruktur Digital Lewat Kolaborasi Bersama Artajasa
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) memperkuat infrastruktur digitalnya melalui kerja sama strategis dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis untuk mengakselerasi transformasi bisnis. Sinergi ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Menara BTN, Jakarta, pada Rabu (8/7/2026), sebagai langkah meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas layanan keuangan digital perbankan nasional, dilansir dari Investor Daily.
Langkah ini merupakan bagian dari transformasi perseroan yang kini bergerak menjadi pengelola ekosistem hunian yang lebih komprehensif, setelah sebelumnya dikenal sebagai bank spesialis pembiayaan perumahan. Fondasi tersebut didukung oleh pertumbuhan volume transaksi QRIS BTN hingga Juni 2026 yang mencapai 118,09 juta transaksi atau melonjak 163% secara year on year (yoy), dengan nilai transaksi tumbuh 170% menjadi Rp9,52 triliun, serta penambahan jaringan Agen Laku Pandai sebesar 24% menjadi 6.843 agen.
"Ke depan, nasabah tidak hanya memperoleh fasilitas KPR, tetapi juga berbagai layanan pendukung seperti asuransi, transaksi perbankan, serta berbagai solusi keuangan yang terintegrasi dalam satu ekosistem," ungkap Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN.
Pihak perbankan menjelaskan bahwa fokus perusahaan kini beralih untuk memenuhi seluruh kebutuhan individu maupun keluarga yang menempati rumah, mulai dari transaksi keuangan hingga layanan gaya hidup. Loyalitas tinggi dari nasabah KPR jangka panjang menjadi modal utama untuk memperluas layanan dan meningkatkan keterikatan melalui produk tambahan.
"Kami membutuhkan infrastruktur sistem pembayaran yang andal, tangguh, aman, dan memiliki kapasitas tinggi agar mampu mengimbangi pertumbuhan transaksi digital yang sangat pesat," terang Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN.
Penyediaan infrastruktur yang kuat dan tepercaya tersebut disambut oleh penyedia layanan jaringan pembayaran demi mendukung kapabilitas sistem pembayaran yang terus berkembang di masyarakat.
"Kami percaya kolaborasi ini tidak hanya memperluas konektivitas layanan pembayaran, tetapi juga membuka peluang lahirnya inovasi yang memberikan nilai tambah bagi nasabah. Pada akhirnya, teknologi bukan sekadar menghubungkan sistem, melainkan membangun kepercayaan, memperluas akses layanan keuangan, dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan bagi industri dan masyarakat Indonesia," beber Haryati Lawidjaja, Direktur Utama Artajasa.
Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan akan mengembangkan pengelolaan switching QRIS, integrasi layanan biller, penguatan platform Agen Laku Pandai, pengembangan QR cross-border melalui skema Bank Appointed Cross Currency Dealer (ACCD), cardless cash withdrawal, hingga eksplorasi kecerdasan buatan (AI) dan pengelolaan data.
"Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memberikan nilai tambah secara bisnis bagi kedua perusahaan, tetapi juga menghasilkan sinergi jangka panjang yang saling menguntungkan," lanjut Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN.
Pengembangan ini juga diintegrasikan ke dalam ekosistem Danantara Indonesia guna mempercepat langkah BTN menjadi bank modern yang berfokus pada efisiensi operasional, optimalisasi permodalan, serta pengembangan layanan di luar pembiayaan perumahan.
"Melalui kolaborasi ini, BTN dan Artajasa diharapkan dapat bersama-sama menghadirkan layanan pembayaran yang semakin andal, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus menciptakan peluang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak," pungkas Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow