BSI Peroleh Laba Bersih Rp4,15 Triliun pada Semester I-2026
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) membukukan laba bersih sebesar Rp4,15 triliun pada semester I-2026, yang mengalami pertumbuhan sebesar 10,96 persen secara tahunan. Capaian keuangan perbankan syariah ini sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Jumat (21/8/2026).
Pertumbuhan kinerja laba BSI ditopang oleh kenaikan pendapatan berbasis komisi atau fee based income yang melonjak sekitar 38,6 persen secara tahunan hingga menembus angka lebih dari Rp4 triliun. Lonjakan tersebut mengangkat rasio pendapatan berbasis komisi menjadi 22,54 persen terhadap total pendapatan perusahaan.
Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho menyoroti pentingnya diversifikasi pendapatan di tengah ketatnya likuiditas industri perbankan yang berpotensi menekan margin keuntungan.
"Di tengah situasi likuiditas yang ketat, persaingan likuiditas akan berdampak terhadap tertekannya margin perbankan. Sehingga kami beruntung dengan nasabah yang banyak serta produk-produk yang unik, baik syariah maupun produk emas BSI, bisa mendapatkan sumber revenue yang non-margin," kata Cahyo dalam pemaparan kinerja BSI pada Jumat (21/8/2026).
Peningkatan pendapatan berbasis komisi salah satunya disumbang oleh bisnis emas yang tumbuh sekitar 92 persen secara tahunan. Selain itu, pembiayaan berbasis emas tercatat mencapai Rp30,4 triliun atau naik 80,52 persen dengan tingkat hasil sekitar 12,4 persen dan rasio NPF berada di level 0,11 persen.
"Jadi kombinasi antara yield yang baik dengan kualitas yang bisa kita jaga pada pembiayaan berbasis emas ini menjadi salah satu keunggulan dari BSI," sambung Cahyo.
Kinerja penerimaan komisi perseroan juga didukung oleh peningkatan transaksi digital melalui aplikasi BYOND by BSI yang mendorong lonjakan fee dari kanal elektronik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow