BSI Catat Kenaikan Pembiayaan OTO 12 Persen di Semester I 2026

Smallest Font
Largest Font

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melaporkan kenaikan outstanding pembiayaan kendaraan OTO sebesar 12,4 persen secara tahunan hingga Juni 2026. Kenaikan ini terjadi di tengah upaya pemerintah mendorong penguatan industri otomotif nasional dan transisi ke kendaraan ramah lingkungan, seperti dilansir dari Investor Daily.

Outstanding pembiayaan BSI OTO mencapai sekitar Rp6,7 triliun dengan kualitas pembiayaan tetap terjaga. Pertumbuhan ini menunjukkan minat masyarakat yang kuat terhadap pembiayaan kendaraan berbasis syariah di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menyatakan,

"BSI berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang sesuai prinsip syariah, memberikan kepastian dalam pengelolaan keuangan, sekaligus mendukung perkembangan industri otomotif nasional dan transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan."

Erwan Husainy menambahkan, pertumbuhan pembiayaan juga didukung oleh transformasi digital BSI melalui layanan BYOND by BSI yang memudahkan akses pengajuan pembiayaan kendaraan secara praktis.

"Digitalisasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan pembiayaan secara lebih praktis, sekaligus memperkuat pengalaman nasabah dalam mengakses berbagai solusi finansial BSI," ujar Erwan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Motor Listrik Nasional (Molinas) sebagai bagian dari penguatan industri kendaraan listrik. Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan,

"Pengembangan dan penggunaan motor listrik merupakan salah satu langkah dalam mendorong transisi menuju energi terbarukan sekaligus menekan pengeluaran masyarakat untuk penggunaan BBM konvensional."

Molinas terdiri dari sekitar 20.000 unit motor listrik buatan dalam negeri dan menjadi bagian dari strategi untuk membentuk ekosistem kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia.

Selain itu, pertumbuhan pembiayaan kendaraan didukung oleh kebijakan pemerintah yang mendorong percepatan adopsi Electric Vehicle (EV), meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan, serta beragam pilihan kendaraan di pasar.

Erwan Husainy juga menjelaskan,

"Dengan fundamental bisnis yang kuat, pertumbuhan pembiayaan yang positif, serta dukungan ekosistem pembiayaan yang semakin luas, BSI optimistis pembiayaan kendaraan akan terus menjadi salah satu motor pertumbuhan pembiayaan konsumer perseroan sepanjang 2026."

Selain itu, BSI terus memperluas kolaborasi dengan dealer dan mitra strategis melalui berbagai program, termasuk literasi dan gathering di sejumlah kota besar, untuk memperkuat ekosistem pembiayaan otomotif nasional.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed