BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasikan HRTA SRTG dan INDY

Smallest Font
Largest Font

BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham HRTA, SRTG, dan INDY untuk perdagangan Selasa 18 Agustus 2026, setelah menilai pergerakan harga dan kinerja laba perseroan. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam ulasan pasar beserta proyeksi arah IHSG.

Dalam analisanya, BRI Danareksa Sekuritas menyebut saham HRTA membentuk pola reversal dan bertahan di atas area breakout 2.100-2.000 untuk menjaga momentum bullish. Target kenaikan HRTA berada di 2.230-2.350 dengan support terdekat 2.100, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

BRI Danareksa Sekuritas juga mengaitkan pandangan tersebut dengan laporan keuangan HRTA, yang membukukan laba bersih kuartal II-2026 sebesar Rp 700 miliar. Nilai itu naik dibanding periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp 348,5 miliar, dilansir dari Investor Daily.

Untuk SRTG, BRI Danareksa Sekuritas menilai saham tersebut mempertahankan higher low dan konsisten di atas SMA20, yang dinilai mengindikasikan tren jangka pendek masih bullish. Target kenaikan SRTG berada di 1.870-1.915 dengan support kunci 1.750-1.795, dilansir dari Investor Daily.

Perusahaan turut mengumumkan rencana pengalihan 4,87 juta saham treasuri sisa buyback mulai 18 Agustus 2026. Pengumuman itu disampaikan ketika harga saham berada di level Rp 1.840 per pertengahan Agustus 2026, dilansir dari Investor Daily.

Sementara itu, INDY dinilai menunjukkan higher low dan bertahan di area support 2.470-2.320 sehingga momentum rebound dianggap masih terjaga. Konfirmasi penguatan berikutnya disebut terjadi jika saham mampu menembus 2.630 dengan target 2.710, dilansir dari Investor Daily.

BRI Danareksa Sekuritas juga mencatat laba bersih INDY pada kuartal II-2026 sebesar Rp 175,3 miliar. Angka tersebut meningkat dibanding periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp 36,4 miliar, dilansir dari Investor Daily.

BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan support di 6.200-6.280 dan resistance penting di 6.400-6.455, menurut ulasan yang dimuat Investor Daily.

Secara teknikal, IHSG disebut masih berada dalam short-term bullish structure dan bertahan di atas MA20, sehingga peluang menguji 6.455 masih terbuka. Breakout di atas 6.455 akan menjadi konfirmasi penguatan lanjutan dengan target berikutnya 6.568-6.716, dilansir dari Investor Daily.

Ulasan tersebut menempatkan fokus pekan ini pada RDG BI yang diperkirakan mempertahankan BI Rate 5,75% serta FOMC Minutes untuk melihat arah kebijakan The Fed, dilansir dari Investor Daily.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed