BRI Danareksa Rekomendasikan Saham TOWR, BBNI, dan BRPT dengan Proyeksi Positif
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham TOWR, BBNI, dan BRPT untuk perdagangan pada Senin, 24 Agustus 2026, dengan proyeksi IHSG yang positif. Rekomendasi ini disampaikan bersamaan dengan laporan performa keuangan dan analisis teknikal masing-masing saham, dilansir dari Investor Daily.
Saham TOWR berhasil menembus resistance di level 415 dengan volume perdagangan yang meningkat, membentuk pola cup and handle yang mengindikasikan potensi kelanjutan tren bullish. Target kenaikan harga diperkirakan berada di kisaran 448 hingga 464, dengan level support terdekat di 415. TOWR juga mencatat laba bersih sebesar Rp 1,86 triliun pada kuartal II-2026, naik dari Rp 1,65 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Selanjutnya, saham BBNI mengalami breakout pada neckline di level 3.660 didukung oleh candle bullish dan volume yang meningkat, mengonfirmasi pola inverse head and shoulders. Target kenaikan harga berada di 3.780 hingga 3.850, dengan support di 3.660. BBNI membukukan laba bersih kuartal II-2026 sebesar Rp 10,76 triliun, naik dari Rp 10,09 triliun pada kuartal II-2025.
Sementara itu, saham BRPT mempertahankan tren bullish di atas moving average 20 (MA20) dan bertahan di area support, menunjukkan potensi kelanjutan pola bullish. Jika berhasil menembus level 1.955, saham ini berpeluang melanjutkan penguatan ke target harga 2.060. Pendapatan bersih BRPT pada semester I-2026 tercatat sebesar US$ 5,69 miliar, naik 76,1 persen dari US$ 3,23 miliar tahun sebelumnya. Namun, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 64,71 persen menjadi US$ 190,48 juta dibandingkan US$ 539,82 juta pada periode yang sama.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,37 persen ke level 6.525,6 pada perdagangan terakhir dan mencatat kenaikan 3,55 persen dalam sepekan. Penguatan ini didukung oleh net inflow asing sekitar Rp 2,23 triliun, penguatan nilai tukar rupiah ke Rp 17.685 per dolar AS, serta pertumbuhan kredit sebesar 13 persen year on year pada Juli. Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen untuk menjaga stabilitas pasar.
BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak mixed to positive dengan support di kisaran 6.455 hingga 6.400 dan resistance di 6.568 hingga 6.600. "Selama mampu bertahan di atas 6.500, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju target 6.568 hingga 6.716 sesuai proyeksi Fibonacci pada grafik, meski profit taking tetap berpotensi terjadi setelah kenaikan signifikan," ujar BRI Danareksa Sekuritas.
Sentimen positif dari aliran modal asing dan penguatan rupiah menjadi katalis utama, namun investor diingatkan untuk waspada terhadap potensi outflow menjelang rebalancing indeks MSCI pada 31 Agustus 2026.
Indeks di bursa Wall Street juga mengalami penguatan pada perdagangan terakhir, dengan Dow Jones Industrial Average naik 0,98 persen ke level 53.277, S&P 500 menguat 0,43 persen ke 7.674,3, dan Nasdaq Composite meningkat 0,43 persen menjadi 26.180,4.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow