BPS Laporkan Kemiskinan Turun Namun Ketimpangan Meningkat di Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat kemiskinan di Indonesia turun menjadi 8,07% pada Maret 2026, namun ketimpangan pengeluaran masyarakat yang diukur dengan gini ratio mengalami peningkatan menjadi 0,368 dibandingkan 0,363 pada September 2025, dilansir dari Investor Daily.

Menurut Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, kenaikan gini ratio ini terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Di perkotaan, gini ratio naik menjadi 0,387 dari 0,383, sementara di perdesaan naik tipis menjadi 0,296 dari 0,295.

Edy menjelaskan bahwa gini ratio adalah indikator tingkat ketimpangan pengeluaran masyarakat dengan rentang nilai 0 sampai 1, di mana nilai yang lebih tinggi menunjukkan ketimpangan yang lebih besar.

Berdasarkan data BPS, distribusi pengeluaran kelompok 40% penduduk terbawah pada Maret 2026 mencapai 19,22%, dengan 18,31% di perkotaan dan 22,24% di perdesaan.

Jumlah penduduk miskin tercatat menurun menjadi 22,93 juta orang pada Maret 2026, berkurang sekitar 430.000 orang dibandingkan September 2025 yang berjumlah 23,36 juta orang. Tingkat kemiskinan di perkotaan turun menjadi 6,34% dan di perdesaan menjadi 10,67%.

"Pada bulan Maret 2026, ketimpangan di Indonesia tercatat sebesar 0,368 atau naik 0,005 poin dari September 2025," ujar Moh. Edy Mahmud, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS.

Penurunan jumlah dan tingkat kemiskinan terus terjadi sejak Maret 2023 hingga Maret 2026, menurut Edy.

"Sejak Maret 2023-Maret 2026 jumlah dan tingkat kemiskinan terus mengalami penurunan," ujar Edy.

Disparitas kemiskinan antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih cukup lebar, dengan konsentrasi penduduk miskin terbanyak di Pulau Jawa sebanyak 12,02 juta orang atau 52,42% dari total penduduk miskin di Indonesia. Pulau Kalimantan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk miskin paling sedikit, sekitar 870.000 orang.

"Bila dibandingkan dengan September 2025 penurunan tingkat kemiskinan terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Penurunan paling dalam di Pulau Jawa yaitu turun 0,21%," tambah Edy.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    1
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed