Bittime Catat Perubahan Preferensi Investor Kripto pada Juli 2026

Smallest Font
Largest Font

Pasar aset kripto menunjukkan dinamika fluktuatif pada perdagangan terkini. Situasi ini memicu para pemodal untuk memperhitungkan aspek likuiditas serta keluwesan strategi investasi digital mereka, dilansir dari Detik Finance.

Data CoinMarketCap mencatat harga Bitcoin (BTC) menguat 1,24 persen ke level US$ 64.763 atau setara Rp 1,16 miliar (kurs Rp 18.047) pada Jumat (31/7/2026) pagi. Meskipun merangkak naik harian, performa Bitcoin masih mencatatkan penurunan sebesar 0,25 persen dalam rentang sepekan.

Platform transaksi Bittime melaporkan pergerakan harga Bitcoin sepanjang Juli 2026 berada dalam rentang US$ 60.000 hingga US$ 68.000. Rentang harga tersebut memengaruhi keputusan para pemodal dalam mendistribusikan portofolio mereka.

Berdasarkan catatan internal Bittime, aktivitas transaksi kembali berpusat pada sejumlah aset kripto utama. Aset-aset tersebut meliputi stablecoin USDT, Bitcoin, Ethereum (ETH), serta Solana (SOL) karena memiliki tingkat perdagangan dan likuiditas yang tinggi.

"Data kami menunjukkan adanya perubahan preferensi perdagangan, dengan aktivitas yang semakin terkonsentrasi pada aset utama seperti BTC, ETH, SOL, dan USDT. Hal ini menunjukkan investor semakin selektif dalam mengalokasikan aset dan menyesuaikan strategi mereka dengan kondisi pasar," ujar Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2026).

Ryan menjelaskan bahwa pasangan transaksi IDR-USDT memegang peranan penting pada dinamika pasar digital. Token tersebut memfasilitasi pemodal untuk memindahkan dana rupiah ke aset digital maupun sebaliknya dengan lebih praktis.

Fleksibilitas USDT juga mendukung perannya sebagai pasangan transaksi ke berbagai jenis aset kripto lain. Kehadiran token ini mempermudah langkah investor saat ingin melakukan peralihan antar-aset.

"Aktivitas USDT dan aset kripto utama menunjukkan investor tetap mempertimbangkan likuiditas dan fleksibilitas dalam mengelola portofolio," kata Ryan.

Di sisi lain, lonjakan signifikan terjadi pada transaksi Tokenized US Stocks di Bittime yang meningkat hingga 2,5 kali lipat sepanjang Juli 2026 jika dibandingkan bulan Juni 2026. Terdapat lima produk saham AS terenkripsi yang paling diminati pengguna, yaitu SPCXX, NVDAX, CRCLX, MSTRX, dan AAPLX.

Diversifikasi instrumen ini memperlihatkan semakin beragamnya opsi pemodal dalam menyusun portofolio, mulai dari token utama, stablecoin, hingga produk pasar global. Ryan menegaskan pentingnya penerapan pengelolaan risiko di tengah fluktuasi pasar dan tekanan likuiditas.

"Pertumbuhan transaksi Tokenized US Stocks sebesar 2,5 kali lipat menunjukkan meningkatnya minat investor lokal terhadap aset global. Lima Tokenized US Stocks yang paling banyak diminati di Bittime adalah SPCXX, NVDAX, CRCLX, MSTRX, dan AAPLX, didukung oleh fitur flexible earn dengan hadiah mencapai 7% untuk Tokenized AI Stocks," terangnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed