BCA Bagikan Dividen Interim Kedua Rp 3,07 Triliun Tahun Buku 2026
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan membagikan dividen interim kedua untuk tahun buku 2026 sebesar Rp 3,07 triliun atau Rp 25 per saham, berdasarkan keputusan direksi yang disetujui dewan komisaris pada 19 Agustus 2026, dilansir dari Investor Daily.
Dividen ini akan memiliki cum date di pasar reguler dan negosiasi pada 28 Agustus 2026, dengan daftar pemegang saham yang berhak ditetapkan pada 1 September pukul 16.00 WIB, dan pembayaran dividen dijadwalkan pada 16 September 2026.
Di antara pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah PT Dwimuria Investama Andalan, PT Caturguwiratna Sumapala, dan PT Tricipta Mandhala Gumilang, ketiganya terafiliasi dengan Grup Djarum. Dwimuria memiliki 67,73 miliar saham atau 54,94%, berpotensi menerima dividen sebesar Rp 1,69 triliun. Caturguwiratna dan Tricipta Mandhala masing-masing memiliki saham sebesar 1,02% dan 1,07%, dengan potensi dividen mencapai Rp 31,54 miliar dan Rp 32,83 miliar.
Konglomerat Anthoni Salim juga tercatat sebagai pemegang saham lebih dari 1% dengan 1,42 miliar saham (1,15%), berpotensi menerima dividen Rp 35,4 miliar.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menjelaskan bahwa pembagian dividen interim ini mempertimbangkan posisi permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, pengembangan bisnis, dan kualitas aset perusahaan.
"Nilai dividen interim yang lebih tinggi dari kuartal sebelumnya merupakan cerminan kinerja solid perseroan pada semester I-2026. Terobosan ini diharapkan dapat menjadi hadiah bagi investor, bertepatan dengan bulan Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Hendra.
Hendra menambahkan bahwa besaran dividen interim berikutnya akan disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan dan berharap dapat terus membagikan dividen interim lebih dari satu kali dalam tahun buku 2026.
Per Juni 2026, BCA mencatat pertumbuhan kredit sebesar 8,0% year-on-year (yoy) dengan total kredit melampaui Rp 1.000 triliun menjadi Rp 1.036 triliun. Penyaluran kredit didukung oleh dana giro dan tabungan (CASA) sebesar Rp 1.082 triliun, naik 10,2% yoy. Laba total BCA dan entitas anak mencapai Rp 29,5 triliun pada semester I-2026.
Dividen interim yang dibagikan akan diperhitungkan dalam dividen final tahun buku 2026, yang akan dibagikan setelah mendapat persetujuan dalam RUPST pada 2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow