Banjir Bandang Nepal Hilangkan 2500 Orang dan Tewaskan Ratusan Korban
Bencana banjir bandang dahsyat menerjang kawasan pegunungan di perbatasan Nepal dan China akibat keruntuhan gletser. Musibah yang bermula pada Rabu (26/8/2026) ini menyebabkan 579 orang tewas dan hampir 2.500 warga dilaporkan hilang.
Data resmi Badan Penanggulangan dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Nepal mencatat sebanyak 1.924 orang masih dalam pencarian di wilayahnya, sebagaimana dilansir dari Investor Daily. Ratusan warga negara asing asal India, Malaysia, Australia, hingga Amerika Serikat turut menjadi korban hilang.
Sementara itu, media pemerintah China mengonfirmasi tujuh korban tewas dan 554 orang lainnya hilang di wilayah mereka. Lonjakan jumlah korban terjadi akibat gelombang material es, lumpur, dan bebatuan yang meratakan pemukiman serta meluluhlantakkan infrastruktur di sepanjang lembah.
Pemerintah Nepal mengerahkan sekitar 15.000 personel gabungan untuk mengencangkan operasi pencarian di area pemukiman yang tertimbun lumpur pekat. Tim evakuasi juga memprioritaskan terowongan proyek pembangkit listrik tenaga air tempat sejumlah pekerja terjebak.
Proses evakuasi di kawasan terpencil menghadapi kendala besar berupa ancaman banjir susulan dari danau-danau glasial baru yang labil. Selain risiko material, Menteri Keuangan Nepal Swarnim Wagle memperkirakan negaranya membutuhkan dana pemulihan dan rekonstruksi hingga beberapa miliar dolar AS.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow