AS Melancarkan Serangan Udara ke Iran di Pulau Larak, Harga Minyak Melonjak

Smallest Font
Largest Font

Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke dua peluncur milik Iran di Pulau Larak, Selat Hormuz pada Senin dini hari, yang memicu lonjakan harga minyak dunia sekitar 2% pada perdagangan hari itu, dilansir dari Detik Finance.

Minyak mentah berjangka Brent naik US$ 2,22 atau 2,52% ke posisi US$ 90,32 per barel, sementara minyak mentah berjangka U.S. West Texas Intermediate (WTI) naik US$ 2,01 atau 2,41% ke US$ 85,41 per barel pada pukul 22.02 GMT.

Serangan ini merupakan aksi militer langsung pertama AS terhadap Iran sejak akhir Juli, berdasarkan konfirmasi pejabat pertahanan AS. Mereka mengatakan serangan dilakukan karena Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tertangkap basah sedang menyiapkan roket berisi ranjau laut untuk diluncurkan ke jalur vital Selat Hormuz.

"Serangan ini terpaksa kami lakukan karena adanya ancaman serius dari pasukan IRGC yang bersiap meluncurkan roket berisi ranjau laut," ujar pejabat pertahanan AS.

Iran merespons serangan ini dengan melancarkan serangan balasan yang menargetkan pasukan AS di Yordania, menurut laporan Fox News yang mengutip sumber internal AS.

Meski demikian, serangan balasan tersebut hampir tidak menghasilkan dampak signifikan. Unggahan di platform X menunjukkan hampir seluruh rudal yang ditembakkan ke pangkalan AS berhasil dicegat tanpa menimbulkan kerusakan berarti.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan AS di Pulau Larak menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, termasuk personel militer dan warga sipil.

Garda Revolusi Iran mengeluarkan ancaman keras dan menegaskan bahwa tindakan AS akan segera dibalas.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed