AS dan Israel Sepakat Amankan Material Nuklir di Suriah

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Amerika Serikat dan Israel menyepakati langkah bersama untuk mengambil material nuklir dari lokasi rahasia bernama Situs 99 di Suriah. Pengamanan sisa material ini dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah Damaskus serta Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Akses ke Situs 99 akan diberikan kepada tim IAEA guna mengangkut sisa-sisa dari reaktor Al-Kibar yang hancur akibat gempuran udara Israel pada 2007.

Lokasi tersebut menyimpan konsentrat uranium pekat atau yellowcake yang merupakan bahan baku pembuat bahan bakar nuklir. Material radioaktif tersebut tidak dapat digunakan secara langsung sebagai senjata nuklir. Meski demikian, bahan itu berpotensi memicu kontaminasi radiologis berbahaya jika disebarkan menggunakan bahan peledak konvensional atau bom kotor.

Aksi militer Israel sempat menyasar area pintu masuk Situs 99 tidak lama setelah koalisi pemberontak merebut Damaskus dan menggulingkan Bashar Assad pada Desember 2024. Pihak Israel mengancam akan melancarkan serangan susulan jika material tersebut tidak dipindahkan atau terdapat upaya dari Suriah untuk mengaksesnya.

Sementara itu, Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa terus berupaya memperbaiki hubungan diplomatik dengan negara-negara Barat. Selain mengupayakan bantuan asing, ia mengonfirmasi tengah menyusun perjanjian keamanan dengan Israel yang kini memperluas kehadirannya di wilayah barat daya Suriah. Pemerintah baru di Damaskus juga menata ulang hubungan militer dengan Rusia. Kesepakatan terbaru antara kedua negara mengubah fungsi Pangkalan Udara Khmeimim dan fasilitas angkatan laut di Tartus menjadi pusat pelatihan bersama.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed