Apple Bersiap Naikkan Harga iPhone Akibat Kenaikan Biaya Memori
Apple bersiap menaikkan harga iPhone akibat kenaikan biaya memori dan chip yang mempengaruhi rantai pasok produk-produknya, dilansir dari Detik iNET. Pada Juni lalu, Apple menaikkan harga hampir semua produk utamanya, dengan Mac dan iPad mengalami kenaikan rata-rata sekitar 23%. Menurut analis Bloomberg Mark Gurman, harga iPhone 18 Pro diperkirakan naik sekitar 9% menjadi mulai dari USD 1.199, mengikuti kenaikan harga pesaing seperti Samsung dan Google yang menaikkan harga ponsel flagship sekitar USD 100.
Gurman menjelaskan bahwa kenaikan harga ini dianggap moderat, menandakan Apple menanggung sebagian biaya tambahan agar tidak membebankan sepenuhnya kepada pelanggan.
"Krisis memori cukup parah dan belum akan berhenti, namun kenaikan harga ini masih moderat," ujar Mark Gurman. Apple sebelumnya memperingatkan adanya tekanan terhadap margin laba kotor pada kuartal ini, yang menunjukkan perusahaan tidak akan sepenuhnya membebankan biaya tambahan ke konsumen.
Harga iPhone yang naik sekitar USD 100 masih sejalan dengan harga kompetitor dan menghindari lonjakan signifikan seperti pada iPad dan Mac.
"Apple masih punya ruang menaikkan harga lebih tinggi karena kenaikan harga Mac dan iPad jauh lebih besar serta iPhone memiliki basis pelanggan setia," kata Gurman.
Program cicilan Apple Upgrade juga diyakini dapat meringankan dampak kenaikan harga dengan memberikan opsi cicilan bagi pembeli iPhone. Apple dijadwalkan meluncurkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra layar lipat pada September mendatang, menunggu respons pasar terhadap harga baru ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow