3.500 Undangan Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di IKN Kalimantan Timur

Smallest Font
Largest Font

Upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Senin (17/8/2026) berlangsung dengan meriah dan dihadiri oleh sekitar 3.500 undangan yang mengikuti pengibaran bendera di Plaza Ceremony IKN, dilansir dari Investor Daily.

Peserta upacara berasal dari berbagai unsur masyarakat, termasuk tamu dari Jakarta dan daerah lain, yang mengenakan beragam pakaian adat sehingga menambah semarak suasana.

Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena, mengatakan jumlah peserta upacara pengibaran bendera mencapai 3.500 orang, sedangkan upacara penurunan bendera diikuti sekitar 2.500 peserta.

"Untuk upacara 17 Agustus pengibaran itu undangan yang kami siapkan dari peserta upacara kurang lebih 3.500 orang, itu pagi. Yang untuk turun nanti upacara penurunan bendera 2.500 orang," ujar Thomas.

Thomas menambahkan bahwa peserta upacara melibatkan berbagai komponen masyarakat dan tamu dari luar daerah.

Kompol Hendrik dari Polda Kalimantan Timur ditunjuk sebagai komandan upacara pengibaran bendera, mengingat Polresta IKN yang baru mulai beroperasi. Sedangkan upacara penurunan bendera dipimpin oleh Kolonel Syaiful dari Grup 4 Kopassus.

"Untuk pagi, itu Kombes Pol Hendrik dari Polda Kaltim karena memang kami punya Polresta IKN yang baru, jadi pagi sebagai pendatang baru itu menjadi komandan upacara pagi, sementara sore itu Kolonel Syaiful dari Grup 4 Kopassus yang hari ini bertugas di IKN," kata Thomas.

Rangkaian peringatan juga diisi dengan pertunjukan budaya dan hiburan. Setelah pengibaran bendera, peserta menyaksikan kolone senapan, tarian etnik dari Brimob Polda Kaltim, serta paduan suara Otorita IKN.

Setelah upacara penurunan bendera pada sore hari, digelar tari kolosal dari SMA Taruna Nusantara serta tarian etnik hasil binaan Kedeputian Sosial dan Budaya Otorita IKN.

Thomas menyatakan bahwa suasana peringatan HUT RI tahun ini berbeda karena perkembangan infrastruktur dan bertambahnya unsur masyarakat di IKN.

"Kalau bicara beda, suasananya pasti beda, karena tahun ini mungkin ada banyak perkembangan baru dalam konteks infrastruktur, ada pendatang baru," ujar Thomas.

Ia juga menegaskan bahwa pelibatan unsur masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan di IKN.

"Kalau bicara pelibatan unsur masyarakat kita tetap mempertahankan itu karena kami tidak bisa berjalan sendiri tanpa support dari masyarakat," tutup Thomas.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed