Volume Ekspor Hong Kong Melonjak 34 Persen pada Juni 2026
Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong mencatat volume total ekspor barang daerah tersebut meningkat 34,3 persen pada Juni 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan perdagangan luar negeri ini juga diiringi kenaikan volume impor sebesar 27,5 persen.
Pengiriman barang ke Amerika Serikat mencatat lonjakan tertinggi hingga 85,2 persen, disusul Taiwan sebesar 60,5 persen, Vietnam 40,5 persen, dan Tiongkok daratan 36,9 persen. Sebaliknya, volume ekspor ke India mengalami penurunan sebesar 8,8 persen pada periode yang sama.
Di sisi lain, harga ekspor dan impor barang Hong Kong masing-masing naik sebesar 13,6 persen dan 12,7 persen. Kondisi tersebut membuat indeks syarat perdagangan atau terms of trade Hong Kong mengalami kenaikan tipis sebesar 0,8 persen.
Sepanjang semester pertama tahun 2026, akumulasi volume ekspor dan impor Hong Kong bertumbuh masing-masing 28,7 persen dan 30,4 persen dibanding semester pertama tahun 2025. Pemerintah Daerah Khusus Hong Kong terus memperkuat posisinya sebagai pusat perdagangan internasional.
Sebagai bagian dari penguatan jaringan perdagangan, Pemerintah HKSAR bersama instansi Tiongkok menggelar pertukaran produk pertanian daratan pada 14 Agustus 2026. Acara tersebut dihadiri sekitar 250 perwakilan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan profesional industri.
Kepala Sekretaris Administrasi HKSAR Chan Kwok-ki menegaskan kesiapan wilayahnya dalam mendukung ekspansi komoditas ke pasar global.
"Untuk produk pertanian dan pangan unggulan agar berhasil berekspansi ke pasar luar negeri, mereka membutuhkan platform perdagangan internasional yang efisien, layanan pemasaran profesional, dan penyelarasan yang lancar dengan standar internasional, yang semuanya merupakan keunggulan Hong Kong," kata Chan Kwok-ki, Kepala Sekretaris Administrasi HKSAR.
Ia menambahkan bahwa keunggulan geografis dan sarana pendukung di Hong Kong memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha.
"Hong Kong berfungsi tidak hanya sebagai 'penghubung super' antara negara dan pasar global, tetapi juga sebagai 'pemberi nilai tambah super' yang menciptakan nilai bagi perusahaan. Dengan memanfaatkan Hong Kong sebagai platform untuk 'go global', perusahaan dapat mencapai efek pengganda, tanpa harus membangun kehadiran mereka di pasar luar negeri dari awal," ujar Chan Kwok-ki, Kepala Sekretaris Administrasi HKSAR.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Lingkungan Hidup dan Ekologi Tse Chin-wan menyampaikan harapannya terkait kolaborasi pasokan pangan tersebut.
"Tiongkok Daratan telah lama menjadi sumber utama makanan segar bagi Hong Kong, memperkuat fondasi kerja sama yang mendalam antara kedua belah pihak. Saya berharap acara penjodohan bisnis ini dapat membantu perusahaan daratan terhubung dengan pembeli dan saluran penjualan luar negeri, memfasilitasi transisi lebih banyak produk pertanian dan pangan unggulan dari 'menyuplai ke Hong Kong' menjadi 'go global melalui Hong Kong'," kata Tse Chin-wan, Sekretaris Lingkungan Hidup dan Ekologi HKSAR.
Sektor pembaruan kota Hong Kong juga mencatatkan pemulihan kinerja keuangan internal. Otoritas Pembaruan Perkotaan (URA) meraup surplus operasi senilai 338 juta dolar Hong Kong untuk tahun keuangan 2025-2026 setelah tiga tahun berturut-turut mengalami kerugian.
Ketua URA Chow Chung-kong menyampaikan pencapaian keuangan tersebut dalam peringatan ulang tahun ke-25 lembaga statutory tersebut pada 14 Agustus 2026.
"Meningkatkan lingkungan tempat tinggal penduduk dan memastikan keberlanjutan keuangan pembangunan kembali perkotaan memerlukan penyatuan upaya dari pemerintah, komunitas bisnis, sektor profesional, dan pemangku kepentingan distrik," kata Chow Chung-kong, Ketua URA.
Pihak URA saat ini sedang memfinalisasi langkah-langkah implementasi skema Smart Tender bersama pemerintah untuk mendukung pemilik properti dalam merekrut konsultan teknik dan kontraktor.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow