Srikandi Merdeka Cup digelar di Kudus untuk U-16 putri

Smallest Font
Largest Font

Dua tim putri Indonesia kelompok usia 16 tahun memulai perjalanannya di Srikandi Merdeka Cup yang berlangsung di Kudus mulai 14 hingga 23 Agustus 2026. Dilansir dari Detik Sport, turnamen ini mempertandingkan atmosfer kompetisi internasional untuk persiapan awal para peserta. Ajang berlangsung di lapangan Supersoccer Arsenal, Kudus, dan diikuti negara Singapura, Malaysia, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.

Indonesia menurunkan skuad U-16 putri yang terbagi menjadi dua tim untuk fase grup. Garuda Pertiwi berada di Grup A bersama Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi. Putri Nusantara tergabung di Grup B melawan Thailand, Singapura, dan Yordania.

Srikandi Merdeka Cup tercipta melalui kolaborasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dengan PSSI, dengan target menghadirkan kompetisi yang berkualitas. Program Director Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, menyampaikan harapannya agar turnamen menjadi ruang belajar bersama di sepakbola putri.

"Kami menyambut antusias para atlet dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hongkong, Arab Saudi dan Yordania untuk merasakan atmosfer pertandingan kompetitif di Kudus." kata Teddy Tjahjono, Program Director Srikandi Merdeka Cup. Teddy menegaskan turnamen tidak hanya berisi pertandingan, tetapi juga mendorong sportivitas serta pembentukan mental bertanding sejak dini. Ia juga mengaitkannya dengan standar penyelenggaraan tingkat internasional yang diharapkan dirasakan seluruh tim peserta.

"Kami ingin menghadirkan kompetisi yang berkualitas agar setiap individu dapat belajar satu sama lain, menjunjung tinggi sportivitas dan menumbuhkan mentalitas bertanding sejak dini hingga nantinya mereka memiliki bekal untuk melangkah ke level profesional," kata Teddy Tjahjono, Program Director Srikandi Merdeka Cup. Lebih lanjut, Teddy menyebut setiap pemain, pelatih, dan tim official yang terlibat di turnamen internasional diharapkan membawa pulang pengalaman positif. Ia menautkannya pada kualitas pertandingan, standar penyelenggaraan, fasilitas, serta keramahan dan budaya Kudus selama kompetisi.

"Kami ingin seluruh pemain, pelatih hingga tim official yang terlibat dalam turnamen internasional ini membawa pulang pengalaman positif. Bukan hanya karena kualitas pertandingan, tetapi juga standar penyelenggaran, fasilitas yang memadai serta keramahan dan budaya Kudus yang dirasakan sepanjang kompetisi ini berlangsung," Teddy menambahkan. Timnas putri Indonesia U-16 akan dilatih oleh Timo Scheunemann.

Timo memandang turnamen sebagai titik awal kebangkitan sepakbola putri Indonesia, seiring kehadiran banyak negara di Kudus. "Ini telah menjadi titik awal kebangkitan sepak bola putri Indonesia. Kami sangat senang melihat begitu banyak negara yang datang ke Kudus dan menjadi sebuah kebanggaan.

Pada penyelenggaraanya, kami menjadi tuan rumah yang sebaik-baiknya. Semoga di lapangan kami bisa menunjukkan permainan yang terbaik serta fair play kepada semua tim," kata Timo.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed