Tim Satgas ITS Periksa Infrastruktur Vital Terdampak Gempa NTT

Smallest Font
Largest Font

Tim Satuan Tugas Bencana Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya memantau langsung keandalan fasilitas jalan, jembatan, hingga pelabuhan di Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 20 Agustus 2026, guna memastikan kelancaran jalur distribusi bantuan logistik pascagempa.

Pemeriksaan teknis yang berlangsung sejak Senin, 17 Agustus 2026 menunjukkan fasilitas dermaga di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, masih kokoh untuk disandari kapal-kapal besar pengangkut bantuan. Meski demikian, area gedung terminal penumpang di lokasi tersebut mengalami kerusakan struktur akibat guncangan gempa.

Ketua Tim Satgas Bencana ITS, Dr Ir Mudji Irmawan MT, menegaskan bahwa audit forensik bangunan difokuskan pada infrastruktur transportasi darat dan laut.

<"Dampak gempa di Maumere tergolong signifikan berdasarkan hasil peninjauan lapangan sejak Senin (17/8)," kata Ketua Tim Satgas Bencana ITS Dr Ir Mudji Irmawan MT dalam keterangan diterima di Surabaya, Kamis.

Pihaknya memprioritaskan pemantauan fasilitas pelabuhan mengingat fungsinya yang sangat vital sebagai sarana penerimaan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa.

<"Stabilitas dermaga ini menjadi poin krusial, karena pelabuhan saat ini berfungsi sebagai jalur utama pengiriman logistik bantuan sembako," kata Mudji yang merupakan ahli forensik teknik dan investigasi kerusakan struktur bangunan tersebut.

Hingga Kamis pagi, gempa susulan masih terus melanda kawasan NTT. Kondisi ini menyulitkan pergerakan tim teknis untuk menembus wilayah Kabupaten Nagekeo yang mengalami level kerusakan paling parah.

Meskipun demikian, Mudji yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur PT ITS Tekno Sains memastikan kondisi struktur bangunan di wilayah Maumere tidak mengalami kerusakan tambahan yang dapat mengganggu distribusi.

<"Hal itu kami upayakan guna menjamin kelancaran distribusi bantuan ke wilayah-wilayah yang lebih terisolasi dan terdampak," katanya.

Saat ini koordinasi teknis terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas pakar Departemen Teknik Sipil serta Perencanaan Wilayah dan Kota ITS. Mereka menyusun skenario perbaikan infrastruktur secara bertahap dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

<"Akselerasi pemulihan fasilitas umum menjadi penting, karena diharapkan menjadi salah satu cara dalam pemulihan ekonomi lokal," ujarnya.

Guna memaksimalkan asesmen keamanan dermaga, ITS menjalin kerja sama resmi dengan PT Pelindo serta menerjunkan personel khusus untuk melakukan inspeksi struktur di bawah air. Tim ahli juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya serta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi NTT selama sepekan ke depan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed