PT Pesta Pora Abadi Resmi Luncurkan Gerai Bakso Gacoan Perdana di Malang

Smallest Font
Largest Font

PT Pesta Pora Abadi meluncurkan lini bisnis baru bertajuk Bakso Gacoan di Jalan Letjen S. Parman No. 16, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (28/7/2026). Peresmian gerai perdana ini menandai langkah awal ekspansi bisnis ke seluruh wilayah Indonesia.

Acara peresmian gerai anak perusahaan Mie Gacoan tersebut dihadiri oleh Camat Blimbing, jajaran Forkopimcam, perangkat Kelurahan Purwantoro, tokoh masyarakat setempat, serta manajemen perusahaannya. Pemilihan Kota Malang didasari oleh identitas daerah tersebut yang dikenal luas sebagai pusat kuliner bakso di Nusantara.

Mewakili Wali Kota Malang, Camat Blimbing I Ketut Widi Eika Wirawan memberikan apresiasi atas masuknya investasi baru di sektor jasa boga yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian daerah serta menyerap tenaga kerja lokal.

"Terima kasih telah berinvestasi di Kota Malang, khususnya di Kecamatan Blimbing. Setelah sukses dengan Mie Gacoan, kini hadir Bakso Gacoan sebagai bentuk diversifikasi usaha kuliner. Semoga menjadi inspirasi dan menambah pilihan kuliner terbaik di Kota Malang," ujar Camat Blimbing I Ketut Widi Eika Wirawan.

Langkah diversifikasi ini memisahkan konsep menu secara total dari Mie Gacoan dengan berfokus pada hidangan olahan daging sapi asli tanpa menyajikan mi pedas. Gerai Bakso Gacoan memiliki kapasitas daya tampung berkisar antara 150 hingga 900 pengunjung dan beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, dengan skema promosi promo makan gratis melalui voucher pada 29–30 Juli 2026.

Head of Business Development and Operation Bakso Gacoan, Brian Hutama, menjelaskan alasan pemilihan Kota Malang sebagai titik awal peluncuran merek bisnis anyar ini.

"Hari ini merupakan peluncuran Bakso Gacoan dan menjadi awal perjalanan kami. Kami memulai dari Malang, dan dari Malang inilah nantinya kami akan berkembang ke seluruh Indonesia," kata Head of Business Development and Operation Bakso Gacoan Brian Hutama.

Penggunaan komposisi daging sapi yang dominan menjadi strategi utama untuk menyajikan kuliner berkualitas premium namun dengan patokan harga yang terjangkau bagi masyarakat luas.

"Kami ingin menghadirkan kualitas bakso yang sesungguhnya menggunakan daging sapi asli, dipadukan dengan tempat yang nyaman dan harga yang terjangkau agar bisa dinikmati semua kalangan," jelas Head of Business Development and Operation Bakso Gacoan Brian Hutama.

Ragam menu yang ditawarkan mencakup bakso kuah halus, bakso kuah urat, bakso bakar, hingga bakso goreng dengan kisaran harga mulai dari Rp15.000 hingga Rp17.000 per porsi.

"Kita memang pengen menghadirkan bakso yang benar-benar semua kalangan bisa mencoba. Kualitasnya premium, full daging sapi asli, tempatnya juga nyaman, namun harganya tetap terjangkau, mulai Rp15 ribuan," ujar Head of Business Development and Operation Bakso Gacoan Brian Hutama.

Inovasi menu dan konsep tempat dirancang agar sesuai dengan kebutuhan berbagai kalangan masyarakat, mulai dari keluarga hingga mahasiswa.

"Kita ingin mengangkat kelas bakso. Bahan bakunya terbaik, full daging asli, tempatnya nyaman untuk keluarga, teman, maupun nongkrong setelah kuliah, tetapi tetap dengan harga yang terjangkau," kata Head of Business Development and Operation Bakso Gacoan Brian Hutama.

Pengembangan identitas merek di Kota Malang diharapkan menjadi landasan kuat sebelum menjangkau konsumen di kota-kota lain.

"Kota Malang memang kotanya bakso. Dari sini kita ingin menghadirkan satu bakso yang benar-benar bisa menjadi gacoan setiap orang. Jadi masyarakat tidak perlu mencari bakso andalan di tempat tertentu karena Bakso Gacoan ingin hadir di mana saja," ungkap Head of Business Development and Operation Bakso Gacoan Brian Hutama.

Cita rasa olahan daging sapi yang kuat menjadi pembeda utama Bakso Gacoan dari produk bakso lainnya di pasaran.

"Kita punya style sendiri yang sudah kita racik. Harapannya lebih disukai masyarakat karena kualitas produknya benar-benar terasa," ujar Head of Business Development and Operation Bakso Gacoan Brian Hutama.

Ciri khas rasa tersebut juga melandasi jargon resmi yang diusung oleh lini usaha kuliner baru ini.

"Ketika orang menggigit baksonya, langsung terasa dagingnya. Makanya tagline kita 'Real Bakso, No Debat'," tegas Head of Business Development and Operation Bakso Gacoan Brian Hutama.

Varian menu olahan dibakar dan digoreng disiapkan sebagai produk signature untuk melengkapi varian bakso kuah.

"Bakso bakar menjadi salah satu signature kami. Selain itu ada bakso kuah dan basreng yang menjadi pembeda dari menu-menu yang kami hadirkan," jelas Head of Business Development and Operation Bakso Gacoan Brian Hutama.

Pihak manajemen juga menegaskan akan terus memantau respons dan preferensi konsumen demi pengembangan varian menu di masa mendatang.

"Kami akan terus mendengarkan respons masyarakat agar Bakso Gacoan bisa terus berkembang dan memberikan pengalaman kuliner terbaik," pungkas Head of Business Development and Operation Bakso Gacoan Brian Hutama.

Sementara itu, perbedaan operasional dan konsep branding antara Bakso Gacoan dengan Mie Gacoan ditegaskan oleh pimpinan gerai operasional.

"Bakso Gacoan sendiri bakalan beda dengan Mie Gacoan. Dari sisi branding sudah beda karena fokusnya memang ke menu bakso. Secara menu totally beda," ujar Manager Bakso Gacoan Rino Dholo Renzo.

Perbedaan menu juga terlihat dari penggunaan bahan pendamping kuliner, di mana olahan mi pedas khas Mie Gacoan digantikan oleh bahan lain.

"Untuk mi-nya, kita enggak pakai Mie Gacoan. Jadi pure benar-benar beda. Contohnya kalau di sini kita pakai sohun untuk perpaduan topping Bakso Gacoan," tambah Manager Bakso Gacoan Rino Dholo Renzo.

Fasilitas gerai yang disiapkan mengusung gaya semi-modern dan instagrammable guna menampung arus pengunjung dalam jumlah besar.

"Untuk store ini kurang lebih kapasitasnya bisa menampung sekitar 800 sampai 900 orang untuk kondisi benar-benar penuh. Buka dari jam 10.00 hingga jam 22.00," pungkas Manager Bakso Gacoan Rino Dholo Renzo.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed