PSEL Bekasi mulai dibangun, investasi Rp 3 triliun
Pembangunan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik di Kota Bekasi senilai Rp 3 triliun resmi dimulai. Proyek ini ditargetkan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah setiap tahun, setara sekitar 70% timbunan sampah Bekasi. Pembangunan diresmikan oleh BPI Danantara, menurut Detik Finance.
Peresmian tersebut disebut merupakan kelanjutan dari proyek serupa yang lebih dulu diresmikan di Denpasar, Bali. PSEL Bekasi diarahkan untuk berdampak pada pengolahan sampah dan energi hijau dengan mengacu standar European Industrial Emissions Directive, dilansir dari Detik Finance.
"Proyek ini ditargetkan mampu mengelola lebih dari 500.000 ton sampah per tahun atau sekitar 70% timbunan sampah terolah di Kota Bekasi. Pada agenda hari ini," kata Pandu di Bekasi, Rabu (25/8/2026), menurut Detik Finance.
Target dampak emisi juga disampaikan Pandu, termasuk penurunan emisi dari tempat pembuangan akhir hingga 80% dan pengurangan emisi karbon sebesar 640.000 ton setara CO2 per tahun, menurut Detik Finance.
"Dari sisi energi, inisiatif ini akan menghasilkan energi hijau yang dapat menyuplai kebutuhan 55.000 rumah masyarakat Kota Bekasi," ujarnya, menurut Detik Finance.
Selain itu, proyek PSEL senilai Rp 3 triliun diperkirakan menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja hijau dan mengurangi kebutuhan lahan TPA sekitar 90%, menurut Detik Finance.
"Permasalahan sampah bukanlah masalah yang hanya dialami oleh satu daerah atau satu orang saja. Permasalahan sampah adalah permasalahan bersama kita semua," katanya, menurut Detik Finance.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow