Pratikno Tinjau dan Percepat Pemadaman Kebakaran Hutan Bromo
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno memantau langsung kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, Selasa (11/8). Ia meninjau dua titik api terakhir yang masih membara dan mempercepat proses pemadaman.
Awalnya, kebakaran meluas hingga 34 titik api, namun saat ini hanya tersisa dua titik yang berada di Desa Wonokitri, Pasuruan. Luas area terdampak sudah mencapai 899 hektare.
Pratikno menjelaskan bahwa selain memadamkan api yang tersisa, pemerintah juga mengantisipasi potensi munculnya titik api baru di kawasan yang masih rawan.
"Memang masih ada dua titik api yang harus segera dipadamkan. Sebelumnya sudah mencapai 34 titik, sekarang tinggal dua titik api yang masih bisa kita lihat di belakang," ujar Pratikno saat berada di lokasi.
Ia menambahkan, penanganan karhutla di Bromo mendapat perhatian serius dari Presiden Prabowo Subianto, sehingga semua pihak terkait diminta bekerja maksimal untuk menyelesaikan pemadaman secepat mungkin.
"Bapak Presiden Prabowo Subianto juga sudah menyampaikan perhatian yang sangat serius terhadap karhutla Gunung Bromo ini. Oleh karena itu, semuanya bekerja keras, target waktu pemadaman api ini secepat-cepatnya," kata Pratikno.
Dalam strateginya, pemerintah memilih metode yang paling efektif dan efisien, dengan dukungan pusat yang terus dipertahankan serta peran dari pemerintah daerah yang diperkuat.
"Kita sudah bahas strateginya seperti apa, cara apa yang paling efektif dan efisien. Dari dukungan pusat tetap dipertahankan di sini, serta peran dari daerah juga," ujar Pratikno.
Pratikno juga membantah rumor bahwa dirinya mengundurkan diri karena sakit. Ia menegaskan dirinya dalam kondisi sehat dan sedang menjalankan tugas di lapangan.
"Enggak sakit, mundur enggak. Lagi bertugas kok. Lagi bertugas," kata Pratikno menjawab pertanyaan wartawan.
Pratikno berangkat ke Malang sekitar pukul 06.30 WIB, kemudian melanjutkan perjalanan ke lokasi kebakaran untuk rapat koordinasi percepatan pemadaman. Ia juga mengawasi langsung titik-titik yang rawan kebakaran bersama Pangdam setempat.
Operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk membantu pemadaman belum bisa dilakukan karena belum ada awan di lokasi. Ramalan cuaca menyebutkan awan baru akan muncul dalam empat hari ke depan.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut membantah rumor pengunduran diri Pratikno dan memastikan kondisi kesehatannya baik.
"Beliau sehat, yang saya tahu sehat. Nggak ada kabar bahwa beliau sedang sakit, apalagi mengundurkan diri. Sakit saja enggak," ujar Prasetyo Hadi.
Proses pemadaman api dilakukan di darat dan udara menggunakan tiga helikopter, satu drone, dan delapan unit pemadam kebakaran, dengan melibatkan berbagai tim gabungan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow