George Clooney Terima Leone d'Oro di Festival Film Venezia 2026
George Clooney menerima penghargaan Leone d'Oro untuk kariernya di Festival Film Mostra Internazionale d'Arte Cinematografica ke-83 di Venezia pada 2 September 2026. Acara ini berjalan di Lido Venezia dengan kehadiran berbagai bintang film internasional dan diwarnai diskusi penting tentang isu sosial dan politik global. Clooney menyinggung kondisi dunia saat ini yang menurutnya sedang dilanda "kakistokrasi", yaitu pemerintahan oleh orang-orang yang kurang kompeten.
"Ada sebuah kata indah, 'kakistokrasi', yang menunjukkan sebuah negara yang dikuasai oleh orang-orang yang paling tidak berkualitas," ujar George Clooney saat konferensi pers di Venezia.
Dia menambahkan bahwa situasi ini bukanlah hal yang mustahil untuk diatasi, "Saya pikir kita sedang hidup dalam kakistokrasi saat ini. Tapi kita akan keluar dari itu." Selain itu, Clooney juga membahas tentang kebebasan berekspresi dan membela rekan aktornya Mark Ruffalo yang mendapat kritik keras terkait pernyataannya soal politik.
"Saya mendukung kemampuan Mark Ruffalo untuk berbicara dengan bebas. Ini adalah hal yang penting dalam demokrasi," kata Clooney. Dalam pidatonya di panggung, Clooney menyoroti peran penting jurnalis, seniman, dan aktor yang berani mengajukan pertanyaan dan menyuarakan cerita meski terkadang berhadapan dengan tekanan politik dan ketakutan.
"Kisah-kisah itu selalu berbahaya bagi mereka yang memanfaatkan ketakutan," ujarnya sambil menegaskan pentingnya film sebagai media yang menyatukan orang dari berbagai latar belakang. Clooney juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap rencana penggabungan perusahaan film besar dan perkembangan kecerdasan buatan yang dapat mengubah industri perfilman. "Saya tidak tahu bagaimana fusi ini akan berjalan, tapi saya selalu khawatir ketika satu perusahaan besar menyerap perusahaan lain," ujar aktor dan sutradara itu.
Festival ini juga dihadiri oleh Maggie Gyllenhaal, ketua juri, yang mengangkat isu kesenjangan gender di dunia perfilman dan pentingnya empati dalam menghadapi krisis global.
Program festival menampilkan film pembuka "Ink" karya Danny Boyle dan berbagai film dokumenter tentang tokoh dan isu terkini, termasuk konflik di Gaza dan perubahan iklim.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow