Polri dan Bea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal ke Hong Kong
Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membedah modus baru penyelundupan ekspor emas ilegal ke Hong Kong pada Selasa (18/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Petugas menggagalkan pengiriman 30 keping emas seberat 22,31 kilogram dari penindakan tersebut.
Perubahan pola operasi terus dilakukan oleh sindikat pelaku seiring pengetatan pengawasan petugas bandara di lapangan. Penyelundup beralih meninggalkan bentuk lempengan logam yang kini lebih mudah terdeteksi oleh perangkat pemindai.
"Beberapa kali tertangkap yang dalam bentuk lempengan logam emas ini, di metal detektor bandara bisa mendeteksi, tentunya mereka akan merubah modus-modus yang lain," ujar Irhamni dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bea dan Cukai, Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026).
Guna menghindari deteksi petugas, para pelaku menyembunyikan emas di pakaian dalam hingga mengolah material tersebut menjadi serbuk cair. Langkah penindakan pun diperketat dari area penambangan liar hingga jalur keberangkatan internasional.
"Kemudian diubah menjadi bubuk dicampur obat kimia seperti gel sehingga tidak terdeteksi dengan alat deteksi yang ada di Bandara Soekarno-Hatta. Ini menjadi modus baru kami temukan kemarin," jelasnya.
Penindakan kasus ini menyeret dua warga negara asing asal China sebagai tersangka utama. Tersangka berinisial ZL menyembunyikan 23 keping emas seberat 14,08 kilogram senilai Rp 38 miliar melalui metode menempelkan emas pada tubuh di balik pakaian modifikasi.
Sementara itu, pelaku kedua berinisial ZC menyembunyikan 7 keping emas seberat 8,2 kilogram bernilai Rp 22 miliar di dalam koper dan tas bawaan. Penyidik menemukan adanya dugaan keterlibatan pihak internal bandara berdasarkan hasil analisis rekaman kamera pengawas.
"Diduga ada keterlibatan oknum petugas bandara atau ground handling yang memang bekerja sehari-hari di bandara yang pasti sudah memahami jalur seluk-beluk jam operasional bandara dan ini sangat rawan," ujarnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow