Polres Metro Jaksel Periksa ART Erin Taulany Terkait Kasus Penganiayaan
Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Nur, mantan asisten rumah tangga Rien Wartia Trigina alias Erin, pada Jumat (17/7/2026). Seperti dilansir dari Detik Hot, pemeriksaan saksi dilakukan guna melengkapi berkas penyidikan kasus dugaan penganiayaan terhadap Hera.
Pengacara Nur, Basuki, memastikan kliennya beserta sang suami siap mendatangi kantor polisi sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak penyidik.
"Insyaallah kami akan hadir. Saya akan antarkan Teh Nur bersama tim berikut suaminya. Jam 10 kami harus sudah masuk di ruang penyidik untuk menambahkan keterangan yang dibutuhkan oleh penyidik," kata Basuki, Kuasa Hukum Nur.
Di sisi lain, Nur mengungkapkan bahwa dirinya mengenal korban selama bekerja di rumah sang mantan majikan. Meski demikian, ia mengaku tidak menjalin hubungan yang sangat dekat lantaran adanya pembagian area kerja yang berbeda.
"Kalau misalkan dekat, dekat, tapi terlalu dekat itu nggak. Yang paling dekat itu sama Mbak Siti. Mbak Hera bagian di dalam rumah, kalau saya bagian di luar. Jadi jarang interaksi sih, tapi saling kenal," kata Nur, Mantan ART Erin.
Perbedaan tugas harian tersebut membuat Nur lebih banyak menghabiskan waktu di luar bangunan utama, sementara Hera fokus pada pekerjaan interior rumah.
"Iya, beda tugas," ucap Nur, Mantan ART Erin.
Mengenai duduk perkara yang menimpa rekannya, Nur mengaku awal mulanya mengetahui kabar dugaan tindak kekerasan tersebut melalui informasi yang beredar di media massa.
"Saya tahunya itu dari media, katanya sebelum-sebelumnya ada ART-nya juga. Jadi saya tahunya dari media, terus saya kasih tahu sama suami, baru ke Mbak Hera. Mbak Hera juga tahunya dari saya," ujar Nur, Mantan ART Erin.
Nur menambahkan bahwa Hera telah mulai bekerja tiga hari lebih awal dibanding dirinya. Ia juga mengingat momen ketika Hera menyatakan niat untuk mengundurkan diri beberapa saat setelah ia mulai bekerja.
"Pas saya satu minggu di sana itu Mbak Hera udah bilang katanya mau keluar. Tapi Ibu bilang harus ada penggantinya dulu, jadi nggak bisa langsung keluar. Harus ada pengganti," tutur Nur, Mantan ART Erin.
Kasus yang menyeret nama Erin Taulany ini telah resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan oleh kepolisian. Dalam laporan resminya, Hera mengaku mendapatkan penganiayaan fisik berupa tindakan dicakar, dicekik, hingga ditodong menggunakan senjata tajam jenis pisau.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow