Penjualan Otomotif Turun Buat Menkeu Purbaya Deg-degan
Fluktuasi angka penjualan kendaraan bermotor di tanah air sempat memicu kekhawatiran dari pemerintah. Dilansir dari Detik Oto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku cemas saat mencermati penurunan tren pasar otomotif nasional.
"Saya deg-degan, apa yang terjadi dengan perekonomian. Apalagi sama, motor juga turun ke bawah (penjualannya)," ungkap Purbaya di Gaikindo International Automotive Conference (GIAC), ICE BSD, Tangerang.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar roda empat membuka Februari 2026 dengan torehan 81.247 unit. Namun, volume transaksi tersebut terkoreksi tajam pada Maret menjadi 61.271 unit.
Kinerja pasar mobil sempat bangkit pada April dengan raihan 80.779 unit. Sayangnya, grafik penjualan kembali melemah pada Mei hingga menyentuh angka 69.219 unit.
Dinamika serupa membayangi industri roda dua. Setelah menembus lebih dari setengah juta unit pada Februari, volume penjualan motor merosot ke level 448.974 unit di bulan Maret.
Meski sempat melonjak ke 520.972 unit pada April, realisasi penjualan motor kembali tergerus menjadi 479.388 unit pada Mei. Purbaya menegaskan situasi tersebut langsung direspons dengan mengevaluasi efektivitas kucuran dana pemerintah ke sektor perbankan.
"Banyak orang bilang itu nggak ada gunanya. Kalau ada yang ngomong gitu, Anda harus ngerti bahwa dia nggak ngerti ekonomi, karena begitu kita gelontorkan, ini mulai naik nih (penjualan mobil-motor)," lanjut Purbaya.
Intervensi kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil positif pada bulan berikutnya. Pasar mobil mencatatkan lonjakan hingga 32,9 persen per Juni, sementara segmen motor tumbuh tipis 1,1 persen.
Kendati menunjukkan sinyal pemulihan, Menkeu menekankan pentingnya menjaga konsistensi pertumbuhan industri. Kebutuhan likuiditas di sektor perbankan juga menjadi perhatian khusus untuk menopang daya beli masyarakat.
"Even dengan angka 32,9 persen dan ini 1,1 persen motor ini saya masih deg-degan karena saya inginnya tren yang tumbuh terus. Terus di kemarin akhir pertengahan Juni lah perbankan komplain ke saya mereka mengalami ancaman likuiditas," tambah Purbaya.
Secara kumulatif hingga Juni 2026, akumulasi penjualan mobil nasional berada di angka 436.564 unit dari target tahunan 850 ribu unit. Pada periode yang sama, realisasi penjualan motor mencapai 3.129.587 unit dari patokan target 6,4 juta unit.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow