Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Ditutup 31 Juli 2026

Smallest Font
Largest Font

Pendaftaran Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap II Tahun 2026 resmi ditutup pada Jumat, 31 Juli 2026. Proses seleksi penerimaan ini dibuka sejak 30 Juni 2026 untuk jenjang magister dan doktor.

LPDP memfokuskan alokasi Beasiswa Tahap II ini pada pengembangan sumber daya manusia di sektor industri strategis nasional demi mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045. Pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi dijadwalkan memulai perkuliahan paling cepat pada Januari 2027.

Skema yang ditawarkan mencakup Beasiswa STEM Industri Strategis, SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, and Economics), Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, Beasiswa Keolahragaan, serta Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research.

Direktur Utama LPDP Yon Arsal menyampaikan bahwa sebagian besar porsi dana beasiswa diperuntukkan bagi pendaftar di bidang sains dan teknologi.

"Kita peningkatan STEM bergerak terus pada 2025 itu 66 sampai 69 persen, 2026 di 74 persen. Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM related," jelas Yon Arsal, dikutip dari laman LPDP.

Ia menambahkan alokasi beasiswa untuk bidang SHARE maksimal dialokasikan sebesar 20 persen dari total penerima.

Terkait pilihan perguruan tinggi, LPDP memberikan kelonggaran bagi pendaftar Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE untuk mengajukan program studi atau kampus di luar daftar resmi tujuan LPDP selama memenuhi syarat.

"Pendaftar beasiswa STEMIndustri strategis dan Beasiswa SHARE tetap dapat memilih program studi dan/atau perguruan tinggi yang belum tercantum dalam daftar tujuan LPDP selama memenuhi ketentuan yang berlaku," tulis LPDP.

Pengajuan kampus luar negeri di luar daftar LPDP mewajibkan kelengkapan LoA unconditional serta bukti reputasi unggul kampus dari lembaga pemeringkatan global kredibel. Sementara untuk kampus dalam negeri nonafirmasi, perguruan tinggi wajib terakreditasi A/Unggul dan masuk jajaran top 1.200 QS World University Rankings terbaru. Untuk kriteria afirmasi, kampus terakreditasi A/Unggul tidak diwajibkan masuk pemeringkatan QS WUR.

Pihak LPDP menegaskan bahwa usulan perguruan tinggi di luar daftar resmi akan dievaluasi terlebih dahulu pada tahap seleksi administrasi sehingga tidak langsung disetujui secara otomatis.

Kegagalan peserta pada tahap seleksi administrasi umumnya bukan disebabkan oleh ketidakmampuan akademis, melainkan ketidaksesuaian dokumen yang diunggah.

"Jangan sampai perjalananmu menuju beasiswa LPDP terhenti hanya karena kesalahan administrasi yang bisa dihindari," tulis LPDP di akun Instagram resminya @lpdp_ri, dikutip Rabu (29/7/2026).

LPDP mengidentifikasi sejumlah kesalahan utama pendaftar, seperti surat usulan PNS/TNI/Polri yang tidak ditandatangani pejabat eselon II bidang SDM, sertifikat bahasa Inggris yang kedaluwarsa atau kurang dari skor minimal, serta dokumen LoA yang masih bersifat conditional.

Rangkaian seleksi Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 ini meliputi tiga tingkatan utama, yaitu seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed