Pemerintah Terbitkan Sukuk Ritel SR025 dengan Tenor 3 dan 5 Tahun
Pemerintah Republik Indonesia meluncurkan Sukuk Ritel seri SR025 mulai 21 Agustus hingga 16 September 2026 sebagai produk investasi syariah dengan tenor 3 dan 5 tahun yang menawarkan imbal hasil kompetitif dan pembayaran secara bulanan. Sukuk Ritel adalah instrumen investasi berbasis syariah yang dikelola dengan prinsip Ijarah, bertujuan membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta pembangunan infrastruktur nasional. Produk ini dapat diakses oleh individu Warga Negara Indonesia dengan modal minimal Rp1 juta, memberikan peluang investasi yang mudah dijangkau dan aman dengan jaminan pokok dan imbal hasil oleh negara, menurut Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan.
Sukuk Ritel SR025 hadir dalam dua opsi tenor, yaitu seri SR025 selama 3 tahun dan seri SR025T5 selama 5 tahun, yang memungkinkan investor memilih sesuai kebutuhan keuangan mereka.
"Sukuk Ritel menawarkan pembayaran imbal hasil setiap bulan yang memberikan potensi keuntungan selama masa investasi," ujar pernyataan resmi dari Kementerian Keuangan. Pembayaran ini bersifat tetap selama periode investasi sesuai dengan ketentuan seri yang diterbitkan, sehingga investor dapat memperkirakan pendapatan yang akan diterima secara berkala.
Selain itu, Sukuk Ritel dapat diperjualbelikan di pasar sekunder antar investor domestik, menawarkan fleksibilitas bagi pemilik yang ingin melepas kepemilikannya sebelum jatuh tempo. Berbeda dengan Sukuk Ritel, obligasi ritel jenis lain seperti ORI dan SBR juga tersedia dengan berbagai karakteristik dan mekanisme pembayaran kupon yang berbeda, namun semuanya dijamin oleh Pemerintah Indonesia.
Obligasi ritel memberikan keuntungan berupa kupon yang dijamin pemerintah dan pajak penghasilan final sebesar 10%, lebih rendah dibandingkan pajak bunga deposito perbankan. Investasi obligasi ritel dapat dilakukan melalui Mitra Distribusi resmi dengan proses pendaftaran dan pembayaran yang terintegrasi secara elektronik. Selain SR025, Kementerian Keuangan juga merencanakan penerbitan beberapa seri surat berharga negara ritel lain hingga akhir tahun 2026, termasuk SWR007, SBR015, dan ST017, sebagai bagian dari strategi pembiayaan nasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow